BANDAR LAMPUNG, Radarjakarta.id – Pascabanjir dan longsor akibat tingginya curah hujan, jajaran Babinsa di bawah Kodim 0410/KBL bergerak cepat melakukan penanganan di sejumlah titik terdampak, Senin (20/04/2026). Kegiatan difokuskan pada aksi gerebek sungai serta pembangunan talut (tembok penahan air) guna mencegah banjir susulan.
Sejak pukul 07.00 WIB, para Babinsa bersama unsur terkait turun langsung ke lapangan. Tidak hanya melakukan monitoring, mereka juga terlibat aktif membantu warga, mulai dari membersihkan sampah dan puing, memindahkan material, hingga menggali pondasi talut.
Di wilayah Kecamatan Kedaton, Babinsa Koramil 410-06/KDT bersama warga membangun talut di tiga titik yang mengalami kerusakan cukup parah, yakni di Jalan Patria RT 4 LK 1 serta Jalan Kelinci RT 8 dan RT 10 LK 1. Kegiatan meliputi pembuatan pondasi, pengangkutan material, hingga pembersihan sisa longsoran yang menghambat pekerjaan.
Kegiatan tersebut turut ditinjau langsung oleh Dandim 0410/KBL bersama jajaran perwira, Danramil, lurah, serta masyarakat setempat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
Sementara itu, di Kecamatan Wayhalim, Babinsa Koramil 410-04/TKT bersama unsur gabungan dari TNI, BPBD, Dinas PU, Satpol PP, dan perangkat kecamatan melakukan aksi bersih Sungai Way Awi di Jalan Pulau Tidore. Mereka bergotong royong mengangkat sampah dan puing tembok yang roboh akibat banjir.
Di lokasi lain, tepatnya di Kecamatan Bumi Waras, Babinsa Koramil 410-02/TBS turut memonitor pengangkutan material serta pembangunan pondasi talut di Jalan Pandawa RT 06 LK 1, Kelurahan Garuntang. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari kecamatan, Dinas PU, perangkat kelurahan, hingga masyarakat setempat.
Kegiatan serentak yang melibatkan tiga koramil ini menunjukkan peran aktif Babinsa tidak hanya sebagai aparat teritorial, tetapi juga garda terdepan dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana.
Dandim 0410/KBL menyampaikan apresiasi atas dedikasi para Babinsa yang dinilai sigap dan peduli terhadap kondisi warga terdampak.
“Kehadiran Babinsa harus mampu memberikan solusi dan semangat bagi masyarakat. Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan demi mempercepat pemulihan pascabencana,” ujarnya.
Upaya gotong royong ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan lingkungan sekaligus meminimalkan risiko bencana serupa di kemudian hari.











