HUNGARIA, Radarjakarta.id — Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama menjadi sorotan setelah muncul laporan bahwa ia mendapatkan Long Lap Penalty dalam ajang Moto3 Hungaria 2026. Hukuman tersebut disebut dijatuhkan oleh Race Direction akibat dugaan pelanggaran batas lintasan dalam duel ketat di tengah balapan.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi rinci dari pihak tim Honda Team Asia maupun FIM terkait kronologi lengkap insiden tersebut. Namun keputusan steward ini langsung menjadi perhatian di paddock Moto3 yang dikenal dengan persaingan rapat antar pembalap muda dunia.
Sejumlah media olahraga internasional seperti Motorsport.com, Crash.net, dan Speedweek sebelumnya kerap menyoroti ketatnya penerapan regulasi Moto3 musim 2026, termasuk penggunaan Long Lap Penalty sebagai instrumen disiplin terhadap pelanggaran trek dan kontak berlebih di lintasan.
Di sisi lain, media nasional seperti detikSport, Kompas.com, dan CNN Indonesia secara konsisten melaporkan perkembangan performa Veda yang tampil kompetitif sepanjang musim debutnya di Moto3 2026 bersama Honda Team Asia.
Menurut aturan balap Grand Prix yang dirilis FIM, Long Lap Penalty diberikan kepada pembalap yang melakukan pelanggaran berulang atau tindakan yang dianggap membahayakan persaingan di lintasan. Hukuman tersebut harus dijalani dalam beberapa lap setelah ditetapkan oleh Race Direction.
Pengamat menilai, jika benar dijalankan, penalti tersebut dapat berdampak signifikan pada posisi balap, mengingat Moto3 dikenal sangat kompetitif dengan selisih waktu yang sangat tipis antar pembalap.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi apakah penalti tersebut telah dijalankan sepenuhnya atau masih dalam proses klarifikasi oleh steward balapan.
Hingga saat ini, informasi masih berkembang dan menunggu pernyataan resmi dari penyelenggara Moto3 Hungaria 2026.***










