JAKARTA BARAT, Radarjakarta.id – Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Barat memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan lingkungan di Kecamatan Tambora.
Penguatan kolaborasi tersebut dilakukan melalui kegiatan Silaturahmi Forkopimko Menyapa Warga Bersama Lembaga Kemasyarakatan yang digelar di Queen Palace, Jalan Kali Besar Nomor 6, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jumat (18/9/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 18.30 WIB itu dihadiri Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Nasriadi, Dandim 05/03 Jakarta Barat Letkol Inf Saputra Hakki, serta jajaran Forkopimko dan unsur pemerintahan Kecamatan Tambora.
Turut hadir Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat, Camat Tambora Pangestu Aji Swandhanu, jajaran lurah dan perangkat kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua RW dan RT, FKDM, LMK, Karang Taruna, Mitra Babinsa, Citra Bhabinkamtibmas, serta berbagai unsur masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Camat Tambora mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kepedulian terhadap keamanan dan kenyamanan lingkungan. Ia juga menyampaikan pelaksanaan Program Tampan yang digelar setiap Rabu secara bergilir di wilayah RW Kecamatan Tambora sebagai sarana membangun kebersamaan dan komunikasi dengan warga.
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Hal itu dinilai penting mengingat Tambora merupakan salah satu wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi serta memiliki banyak aktivitas usaha, termasuk konveksi.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Nasriadi mengapresiasi peran masyarakat Tambora dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ia meminta dukungan seluruh elemen warga terhadap berbagai program kepolisian, khususnya pembinaan dan pengawasan terhadap pelajar untuk mencegah tawuran maupun perilaku yang berpotensi mengganggu ketertiban.
“Saya titip Bapak Kapolsek Tambora dan mohon dukungannya dalam menjaga Kamtibmas,” ujar Nasriadi kepada masyarakat yang hadir.
Penguatan keamanan lingkungan juga dilakukan melalui kolaborasi TNI, Polri dan masyarakat, salah satunya dengan mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling). Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepedulian warga sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Selain membahas Kamtibmas, pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara warga dengan jajaran Forkopimko. Sesi tanya jawab yang dimoderatori Wakil Wali Kota Jakarta Barat Ali Muratdho berlangsung dalam tiga sesi. Warga diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan, aspirasi, serta berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian instansi terkait.
Forum dialog itu juga menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Dengan komunikasi langsung, berbagai persoalan warga diharapkan dapat disampaikan lebih cepat kepada pihak yang memiliki kewenangan sehingga proses penanganannya tidak terhambat oleh rantai birokrasi.
Pada sektor pertanahan, Plt. Kepala Kantor Pertanahan Jakarta Barat Y.C. Fajar Nugroho Adi menyampaikan mengenai kegiatan konseling pertanahan dan pemetaan wilayah yang dilakukan di setiap kecamatan. Khusus Kecamatan Tambora, masih terdapat 164 data PTSL yang belum terselesaikan.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama jajaran Forkopimko, tokoh masyarakat dan warga. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 22.15 WIB.
Pertemuan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, lembaga kemasyarakatan dan masyarakat dalam menjaga Tambora tetap aman, tertib, nyaman dan kondusif.***











