Dua Mahasiswa UNP Diduga Tertembak Peluru Nyasar Saat Swafoto, TNI dan Polisi Selidiki Asal Proyektil

banner 468x60

PADANG, Radarjakarta.id – Insiden yang diduga melibatkan peluru nyasar menggegerkan lingkungan Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat, Selasa (2/6/2026). Dua mahasiswa dilaporkan mengalami luka saat berada di kawasan kampus usai mengikuti kegiatan akademik dan melakukan swafoto bersama rekan-rekannya.

Korban diketahui bernama Guruh Guwino (23) dan Nova Wirasakti (22). Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah media nasional dan lokal, peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di area sekitar Gedung Rektorat UNP. Saat itu, kedua korban bersama teman-temannya tengah merayakan selesainya seminar proposal dan ujian komprehensif sebelum tiba-tiba terdengar suara yang diduga berasal dari tembakan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Akibat kejadian tersebut, Guruh mengalami luka di bagian pergelangan tangan, sementara Nova mengalami luka pada bagian paha. Keduanya segera dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Padang untuk mendapatkan perawatan medis. Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana panik di lokasi saat mahasiswa dan warga sekitar berupaya memberikan pertolongan kepada korban.

Pihak Universitas Negeri Padang kemudian memberikan penjelasan resmi terkait insiden tersebut. Sekretaris UNP, Erianjoni, menyebut proyektil yang mengenai korban diduga merupakan peluru rekoset atau peluru nyasar yang kemungkinan berasal dari arah kawasan Lapai yang berjarak sekitar 800 meter dari kampus. Meski demikian, pihak kampus menegaskan bahwa sumber pasti proyektil masih menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang.

Di sisi lain, TNI melalui Kapendam I/Bukit Barisan meminta publik tidak terburu-buru menarik kesimpulan mengenai asal proyektil. Pihak Kodam menegaskan bahwa hingga kini belum ada hasil investigasi resmi yang menyatakan proyektil tersebut berasal dari aktivitas latihan tembak militer. TNI juga menyatakan siap berkoordinasi dengan kepolisian dan pihak kampus guna membantu proses pengungkapan kasus secara transparan dan profesional.

Hingga Rabu (3/6/2026), aparat kepolisian bersama pihak terkait masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan kronologi kejadian, jenis proyektil yang ditemukan, serta sumber tembakan yang menyebabkan dua mahasiswa terluka. Peristiwa ini menjadi perhatian luas masyarakat karena terjadi di lingkungan pendidikan yang seharusnya aman bagi aktivitas mahasiswa. Berbagai pihak mendesak agar investigasi dilakukan secara terbuka sehingga penyebab insiden dapat terungkap dan langkah pencegahan dapat segera dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.|Kamek

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.