DEPOK, Radarjakarta.id – Universitas Indonesia melalui Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Inovasi Sosial Universitas Indonesia (DPIS UI) kembali memperkuat kolaborasi strategis bersama Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri dalam kegiatan Training of Trainer (ToT) bagi dosen dan fasilitator program “Kepala Desa Masuk Kampus”.
Kegiatan yang berlangsung pada 25–26 Mei 2026 di Savero Hotel Depok tersebut menjadi bagian dari penguatan kapasitas fasilitator dalam mendukung pembangunan desa berbasis inovasi sosial dan kolaborasi lintas sektor.
Dalam kegiatan itu, Assoc. Prof. Dr. Hendra Kaprisma hadir sebagai narasumber dengan materi bertajuk “Inovasi Sosial dan Kemitraan” yang diikuti para dosen dan fasilitator UI, aparatur Kemendagri, hingga perwakilan Ditjen Bina Pemerintahan Desa.
Program ini juga menjadi tindak lanjut dari riset kolaboratif antara DPIS UI dan Kemendagri terkait penguatan pembangunan desa, inovasi sosial, serta pengembangan konsep Desa Cerdas dan Desa Berdampak.
Dalam paparannya, Hendra menjelaskan pentingnya pendekatan *Transformative Learning* atau pembelajaran transformatif yang menekankan refleksi kritis, partisipasi aktif, dialog kolaboratif, dan perubahan cara pandang peserta terhadap pembangunan desa.
Menurutnya, pendekatan tersebut tidak hanya mendorong peserta memahami materi secara konseptual, tetapi juga membangun kesadaran baru agar mampu berpikir kritis serta melahirkan solusi inovatif yang kontekstual bagi masyarakat desa.
“Melalui pembelajaran transformatif, peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghadirkan dampak nyata bagi desa,” ujarnya.
Pendekatan tersebut merupakan kelanjutan dari proses pengimbasan yang sebelumnya diberikan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melalui kegiatan ToT Penerapan Pembelajaran Transformatif Tahun 2026.
Selain membahas inovasi sosial dan kemitraan, materi pelatihan juga mencakup strategi negosiasi program, *design thinking*, hingga strategi replikasi praktik baik desa sebagai bagian dari penguatan kapasitas aparatur desa dan fasilitator pembangunan.
Pada kegiatan ini, Hendra mewakili Pokja 2 DPIS UI yang terdiri dari tim multidisiplin, yakni Ns. La Ode Abd Rahman, S.Kep., MBA dari Fakultas Ilmu Keperawatan UI, Siti Fatimah, S.Pd., M.Pd dari Vokasi UI, serta didukung tenaga kependidikan DPIS UI, Dessy Hariani dan Rahmi.
Melalui kegiatan tersebut, DPIS UI dan Kemendagri berharap tercipta penguatan kapasitas dosen dan fasilitator yang mampu mendampingi desa secara lebih inovatif, kolaboratif, dan transformatif.
Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah juga diharapkan mampu memperkuat pembangunan desa yang adaptif terhadap tantangan sosial, ekonomi, dan digital di Indonesia.











