Radarjakarta.id | MEDAN – Wali Kota Medan Bobby Nasution menghadiri kegiatan Ground Breaking Pembangunan Underpass HM Yamin di Kota Medan pada Kamis (28/9). Dalam sambutannya, Bobby curhat.
Ia mengeluhkan persepsi warga terkait proyek-proyek yang tengah dibangun di Kota Medan. Ia merasa dicibir.
Saat ini Pemko Medan tengah menjalankan berbagai proyek, seperti drainase, underpass, tugu, hingga kabel tanam.
Bobby menuturkan, saat ini nilai APBD Kota Medan sebesar Rp 7 miliar. Untuk itu, katanya, dana tersebut harus digunakan secara maksimal.
“Saya menyampaikan pada kesempatan kali ini, mau banyak, mau tidak banyak proyeknya, APBD Kota Medan tetap Rp 7 triliun. Jadi Rp 7 triliun ini harus kami gunakan yang bisa dirasakan masyarakat,” kata Bobby.
“Jadi kalau ada yang nanya, iyalah wali kota banyakin proyek biar banyak masuknya, bukan itu, yang bisa dilihat APBD berapa,” sambung Bobby.
Menurut Bobby, justru jadi pertanyaan besar bila tidak ada pembangunan dengan dana APBD Rp 7 triliun itu.
“Justru kalau APBD Rp 7 T lebih tak ada yang dibangun, justru dipertanyakan uangnya ke mana atau Rp 7 T hanya kami pakai untuk benerin rumah dinas, kantor, fasilitas yang kami gunakan sendiri, bukan yang digunakan masyarakat, itu perlu dipertanyakan,” tuturnya.
Kata menantu Presiden Jokowi itu, omongan miring justru datang silih berganti. Ia mencontohkan, ‘banyak proyek banyak vitamin’.
“Pasti banyak yang bilang, kalau, mungkin bukan yang berada di sini, yang berada di luar kegiatan kita hari ini, masyarakat bilang banyak-banyakin proyek biar banyakin vitamin, katanya begitu, komennya biasa begitu,” ujarnya. | Doel*











