Hubungkan Bisnis Halal di 18 Pasar Asia Pasifik, B57+ Raih Penghargaan di Indonesia Halal Awards 2026

Hubungkan Bisnis Halal di 18 Pasar Asia Pasifik, B57+ Raih Penghargaan di Indonesia Halal Awards 2026
Hubungkan Bisnis Halal di 18 Pasar Asia Pasifik, B57+ Raih Penghargaan di Indonesia Halal Awards 2026
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – B57+ Asia-Pacific Regional Chapter dinobatkan sebagai penerima penghargaan Excellence in Asia-Pacific Halal Business Diplomacy and Economic Connectivity pada gelaran Indonesia Halal Awards 2026 yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam rangkaian The 5th Summit of Halal-20 (H20), Minggu lalu (20/9) di Trans Hotel Jakarta.

Penghargaan ini menempatkan B57+ Asia-Pacific sebagai salah satu penerima dari klaster internasional yang diakui atas peran konektivitas ekonomi halal lintas yurisdiksi di kawasan Asia Pasifik.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam narasi resmi pengumuman pemenang yang disampaikan pada malam puncak, dewan juri menyatakan bahwa penghargaan ini mengapresiasi peran chapter tersebut sebagai regional chapter pertama B57+ yang diluncurkan dari Indonesia, menghubungkan para pemimpin bisnis, investor, dan pembuat kebijakan di 18 pasar Asia Pasifik dalam mendukung pertumbuhan ekonomi halal kawasan.

Penghargaan diberikan setelah melalui proses penjurian berlapis oleh Dewan Juri Indonesia Halal Awards 2026 yang beranggotakan lima tokoh lintas kompetensi. Dewan juri terdiri dari Prof. Dr. apt. Zilhadia, M.Si., Dekan FIKES UIN Syarif Hidayatullah Jakarta untuk domain halal science, obat, kosmetik, dan bahan baku; Prof. Dr. Muhammad Said, M.Ag., Guru Besar UIN Jakarta untuk domain hukum ekonomi syariah dan kemitraan industri; Prof. Dr. Istianingsih Sastrodiharjo, SE., SE, M.S.Ak., Guru Besar Universitas Bhayangkara Jakarta Raya untuk domain corporate governance, etika bisnis, dan kinerja organisasi; Fertiana Santy, S.Kep., Ns., MPPM, CM, Ph.D., Direktur Kemitraan dan Kerja Sama BPJPH Republik Indonesia untuk domain regulator dan kemitraan halal; serta Drs. Arief Hidayat Thamrin, M.M., Koordinator Data Riset dan CEO Salutee, untuk domain metodologi data riset dan awards management.

Dalam pertimbangan penjurian, B57+ Asia-Pacific Regional Chapter dinilai sebagai regional chapter pertama dari inisiatif global B57+ yang diluncurkan langsung dari Indonesia pada 2026. Chapter ini terverifikasi menghubungkan para pemimpin bisnis, investor, dan pembuat kebijakan di 18 pasar Asia Pasifik, mencakup negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OIC) sekaligus ekonomi mitra non-OIC yang menjadi simpul strategis bagi pertumbuhan ekonomi halal kawasan.

Dewan juri secara khusus menyoroti peran konvening dan diplomasi bisnis yang telah dijalankan chapter tersebut, yang diperkuat dengan penyelenggaraan Indonesia–B57+ Multilateral Business Roundtable di Jakarta pada Februari 2026. Forum multilateral ini menghadirkan pembuat kebijakan, duta besar, pelaku bisnis, dan pemimpin pemikiran dari berbagai yurisdiksi dalam satu meja dialog, memperkuat posisi Indonesia sebagai basis regional bagi kerja sama ekonomi Islam lintas negara.

Positioning kelembagaan B57+ Asia-Pacific Regional Chapter turut menjadi dasar pertimbangan yang kuat. Chapter tersebut berada dalam jaringan Islamic Chamber of Commerce and Development (ICCD) yang lebih luas, mencakup 57 negara anggota OIC serta 68 entitas bisnis anggota di empat benua. Dewan juri menilai bahwa arsitektur “+” yang mengintegrasikan ekonomi OIC dengan pasar mitra non-OIC menjadikan chapter ini instrumen konektivitas yang relevan bagi produsen, penyedia jasa, investor, dan regulator halal di Asia Pasifik.

Fertiana Santy, S.Kep., Ns., MPPM, CM, Ph.D., Direktur Kemitraan dan Kerja Sama BPJPH Republik Indonesia sekaligus anggota Dewan Juri Indonesia Halal Awards 2026, menyampaikan pandangannya atas terpilihnya B57+ Asia-Pacific sebagai penerima penghargaan.

“B57+ Asia-Pacific menunjukkan model kemitraan yang sejalan dengan arah kerja sama halal yang tengah dibangun BPJPH bersama mitra internasional, yaitu kemitraan yang berbasis dialog, saling mengakui standar, dan membuka akses pasar secara terukur,” ujar Fertiana Santy.

“Dewan juri melihat chapter ini memiliki mandat regional yang jelas dan positioning yang kredibel sebagai jembatan antara Indonesia dan pasar-pasar Asia Pasifik dalam pengembangan ekonomi halal. Ini adalah bentuk pengakuan atas peran konektivitas yang telah dijalankan, dan kami berharap peran tersebut terus berkembang seiring bertambahnya rekam jejak kemitraan yang terdokumentasi,” tambahnya.

Sekretaris Jenderal B57+ Indonesia, Eka Sastra, menyampaikan apresiasinya usai menerima penghargaan di atas panggung malam puncak Indonesia Halal Awards 2026.

“Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah. Terima kasih kepada Babe Haikal dan BPJPH atas keberhasilan penyelenggaraan pertemuan serta summit ini. Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya forum ini, dan sangat menghargai peran BPJPH yang telah menghadirkan pertemuan sepenting ini,” ujar Eka Sastra.

“Ini adalah platform yang sangat baik untuk membangun bersama, dengan kehadiran pemerintah, sektor bisnis, dan seluruh pemangku kepentingan kunci di satu ruang. Ini adalah pertemuan yang sangat sukses, dan kami sangat berterima kasih atas penghargaan ini. B57+ merasa sangat terhormat menerima pengakuan ini, dan penghargaan yang bermakna ini bukan hanya untuk B57+, tetapi untuk seluruh sektor bisnis. Kita dapat bergerak bersama, menghubungkan dunia, dan menjajaki pasar halal global di masa depan,” tambahnya.

B57+ adalah inisiatif global yang didirikan oleh Islamic Chamber of Commerce and Development (ICCD) bersama COMCEC dan TOBB, diluncurkan pada Business Leaders Summit di Istanbul pada November 2025. Inisiatif ini bertujuan menghubungkan para pemimpin sektor swasta dan pembuat kebijakan di 57 negara anggota OIC serta ekonomi mitra. B57+ Asia-Pacific Regional Chapter merupakan regional chapter pertama dalam struktur global tersebut, beroperasi dari Indonesia dengan cakupan 18 pasar Asia Pasifik yang meliputi Afghanistan, Australia, Bangladesh, Brunei, Kamboja, Tiongkok, India, Indonesia, Iran, Jepang, Malaysia, Maldives, Selandia Baru, Pakistan, Filipina, Singapura, Korea Selatan, dan Thailand. Chapter ini menjalankan empat fungsi utama, yaitu business dialogue, market connection, knowledge exchange, dan regional representation, dengan ekonomi halal sebagai salah satu agenda sektoral prioritas.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.