Bukan Sekadar Kompetisi Memasak, La Cuisine 2026 Cetak Chef Indonesia Berkelas Dunia

Bukan Sekadar Kompetisi Memasak, La Cuisine 2026 Cetak Chef Indonesia Berkelas Dunia
Bukan Sekadar Kompetisi Memasak, La Cuisine 2026 Cetak Chef Indonesia Berkelas Dunia
banner 468x60

TANGERANG, Radarjakarta.id – Kompetisi kuliner internasional La Cuisine 2026 mencatat lonjakan peserta dengan menembus angka 1.100 orang dari 13 negara. Tak sekadar menjadi ajang adu keterampilan memasak, kompetisi yang menjadi bagian dari Krista InterFood 2026 ini memiliki misi lebih besar, yakni mencetak sumber daya manusia (SDM) kuliner Indonesia yang profesional dan mampu bersaing di tingkat dunia.

Kompetisi yang berlangsung pada 3–7 November 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, tersebut memasuki penyelenggaraan kedelapan dan mendapatkan endorsement dari Worldchefs, asosiasi chef dunia yang berbasis di Paris, Prancis.

Komite La Cuisine 2026, Chef Stefu Santoso, mengungkapkan jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Untuk pertama kalinya, La Cuisine berhasil menarik lebih dari 1.000 peserta dari berbagai negara.

“Kalau tahun-tahun sebelumnya kita tidak tembus angka seribu, tahun ini total pesertanya sekitar 1.100 peserta dari 13 negara. Juri yang terlibat hampir 100 orang, dengan sekitar 45 sampai 50 orang berasal dari luar negeri,” ungkap Chef Stefu.

Menurutnya, dukungan Worldchefs menjadi aspek penting dalam menjaga kualitas dan kredibilitas kompetisi. Mulai dari sistem kualifikasi, penggunaan peralatan, hingga buku peraturan perlombaan harus mendapatkan persetujuan organisasi chef internasional tersebut.

Besarnya skala penyelenggaraan juga terlihat dari 33 kelas kompetisi yang harus diselesaikan selama empat hari. Aktivitas lomba berlangsung sejak pukul 06.00 hingga sekitar pukul 20.00 WIB setiap harinya.

Untuk menunjang kegiatan tersebut, panitia menyiapkan 29 dapur, empat ruang juri, area khusus kompetisi sate, serta panggung tersendiri untuk lomba gelato. Area kompetisi yang membentang hingga sekitar 88 meter menjadi tantangan tersendiri dalam mengatur jalannya perlombaan.

Penilaian Bukan Sekadar Mencari Juara

Chef Stefu menjelaskan, La Cuisine memiliki sistem penilaian berbeda dari kompetisi yang hanya menentukan juara pertama, kedua, dan ketiga.

Dalam kompetisi ini, setiap peserta dinilai berdasarkan pencapaian individu. Peserta dengan nilai 70–79 mendapatkan medali perunggu (bronze), nilai 80–89 memperoleh medali perak (silver), sedangkan nilai 90–100 berhak mendapatkan medali emas (gold). Peserta dengan nilai di bawah 70 tetap memperoleh sertifikat diploma.

“Jadi peserta bukan bersaing satu sama lain, tetapi bertarung dengan dirinya sendiri untuk mendapatkan hasil terbaik. Karena makanan itu sangat subjektif. Kita tidak bisa hanya mengatakan ini enak dan itu juga enak, tetapi harus dinilai seberapa tinggi kualitasnya,” jelasnya.

Untuk menjaga objektivitas, setiap kompetisi setidaknya melibatkan tiga juri dengan latar belakang negara berbeda. Para juri juga diwajibkan berdiskusi untuk menyamakan persepsi dalam memberikan penilaian.

Selisih nilai ant juri dibatasi maksimal lima poin. Mekanisme ini diterapkan untuk mengurangi subjektivitas, mengingat setiap negara memiliki karakteristik kuliner, cita rasa, serta tingkat kepedasan yang berbeda.

Misi Besar Cetak Chef Profesional Indonesia

Lebih dari sekadar mengejar medali dan penghargaan, La Cuisine 2026 menempatkan pengembangan SDM sebagai tujuan utama.

Peserta kompetisi berasal dari berbagai kalangan, mulai dari siswa SMK, sekolah kuliner, mahasiswa perhotelan, hingga chef profesional yang bekerja di industri hotel dan restoran.

Melalui kompetisi ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari chef profesional Indonesia maupun mancanegara. Mereka juga memperoleh evaluasi, masukan, dan koreksi dari para juri terhadap hasil masakan yang dibuat.

“Objektif kami adalah human development, terutama untuk orang-orang yang bergerak di bidang kuliner. Anak-anak sekolah bisa belajar langsung dari profesional berbagai negara. Mereka mendapatkan input, masukan, dan koreksi dari banyak chef,” tutur Chef Stefu.

Ia menegaskan, La Cuisine tidak berorientasi pada pencapaian Michelin Star karena penghargaan tersebut merupakan sistem penilaian restoran. Sebaliknya, kompetisi ini lebih menitikberatkan pada peningkatan keterampilan, kompetensi, dan profesionalisme individu seorang chef.

Dengan demikian, peserta tidak hanya pulang membawa pengalaman bertanding, tetapi juga bekal pengetahuan untuk meningkatkan kemampuan di dunia kerja.

Medali Jadi Modal Membangun Karier

Selain mendapatkan medali, trofi, dan sertifikat, peserta juga berkesempatan memperoleh hadiah uang tunai maupun produk dari sponsor. Salah satu penghargaan untuk pencapaian nilai tertinggi bahkan menyediakan hadiah uang sebesar Rp5 juta.

Menariknya, seluruh resep dan hasil kreasi makanan maupun minuman yang dilombakan tetap menjadi hak peserta. Penyelenggara tidak mengambil alih karya maupun resep yang dibuat para kompetitor.

Dokumentasi hasil masakan dapat dimanfaatkan sebagai materi promosi sponsor, sedangkan peserta bebas menggunakan karya dan pencapaiannya sebagai portofolio profesional.

Chef Stefu menilai, penghargaan dari kompetisi internasional dapat menjadi nilai tambah bagi perjalanan karier seorang chef maupun pelaku usaha kuliner.

Ia mencontohkan peserta kompetisi gelato pada penyelenggaraan sebelumnya yang memasang piagam penghargaan di restoran miliknya. Hal serupa dilakukan peserta dari Yogyakarta yang memajang sertifikat kemenangan di rumah makan sebagai bukti pencapaian dan pengalaman profesional.

Melalui penyelenggaraan La Cuisine secara berkelanjutan, Krista Exhibitions bersama panitia berharap semakin banyak generasi muda Indonesia yang tertarik menekuni dunia kuliner secara profesional.

Kompetisi ini diharapkan tidak berhenti sebagai ajang perebutan medali, tetapi berkembang menjadi wadah pembinaan, pertukaran pengetahuan, dan peningkatan standar kompetensi chef Indonesia agar mampu bersaing di panggung kuliner internasional.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.