DEPOK, Radarjakarta.id – Aspera Indonesia memberikan dukungan terhadap program dana RW 300 juta di Kota Depok.
Ketua Aspera Indonesia Arif Afifulah menyatakan, rasa syukurnya atas alokasi anggaran ini.
Dengan adanya anggaran ini, pembangunan di lingkungan RW akan menjadi lebih mudah.
“Saya sangat senang dan ucapkan Alhamdulillah atas dana Rp300 juta per RW, dimana kita tidak perlu lagi berebut dengan RW lain untuk melakukan pembangunan di wilayah,” ujarnya pada Selasa, 7 Juli 2026.
Program ini juga dinilai lebih adil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, di mana RW harus bersaing mendapatkan bagian dari anggaran yang terbatas hanya Rp2,5 miliar.
Menurutnya, dengan adanya sistem anggaran berbasis RW ini, setiap lingkungan memiliki kesempatan yang sama dalam mengajukan pembangunan yang dibutuhkan.
Salah satu program dana RW 300 juta yakni wisata keberagaman, dia menilai Program Wisata Keberagaman yang saat ini tengah berjalan memiliki manfaat yang luar biasa.
Dia mengatakan program Wisata Keberagaman ini merupakan program Walikota Depok H. Supian Suri untuk warganya.
“Untuk program ini warga kami sudah menjalankannnya, dengan 130 warga dengan dua bus pariwisata,”katanya.
Dia menambahkan warga yang mengikuti program wisata keberagaman ini tidak hanya warga muslim akan tetapi warga non muslim mengikuti program tersebut.
“Untuk siapa yang berhak mengikuti program wisata keberagaman, kami serahkan kepada ketua RT masing-masing,”katanya.
Peserta biasanya terdiri dari tokoh agama, masyarakat, pengurus Karang Taruna, PKK dan pengurus di lingkungan warga.
“Engak ada tuh kalau peserta wisata keberagaman yang ikut hanya tim sukses, semua warga kita ajak untuk berwisata keberagaman,”katanya
Arif menuturkan, program tersebut tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga di lingkungan RW 15 Kelurahan Kemirimuka.
“Harapannya tentu kegiatan ini bisa menjadi kebersamaan warga. Salah satu program RW 300 Juta ini mudah-mudahan memberikan manfaat dan kebahagiaan untuk masyarakat,” katanya.
Ketika ditanya apakah ada penyimpangan dalam pelaksanaan program Wisata Keberagaman Arif menegaskan semuanya sudah diatur oleh peraturan yang sudah ditetapkan.
“Bagaimana kita mau menyimpang, kan sudah ditetapkan juklas, juklis hingga Nomenklaturnya,” katanya.
Dengan adanya program wisata keberagaman ini warga jadi mengetahui kalau pajak yang mereka bayar selama ini bisa dirasakan.











