DEPOK, Radarjakarta.id – Pemerintah Kota Depok melakukan kerjasama dengan Management and Science University (MSU) Malaysia untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan serta pengembangan sumber daya manusia tenaga medis.
Pelaksanaan kerjasama ditandai dengan penandatangan Letter Of Intent atau LOl di halaman Balaikota Depok di Jalan Margonda, Kecamatan Pancoran Mas.
Wali Kota Depok, H Supian Suri mengatakan, kerja sama tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat sektor kesehatan dan pendidikan di Kota Depok melalui dukungan yang dimiliki MSU sebagai institusi pendidikan yang juga mengelola rumah sakit di Malaysia.
“Hari ini kita bersepakat menjalin kerja sama dengan MSU yang memiliki kampus dan rumah sakit di Malaysia untuk mendukung pengembangan layanan kesehatan dan pendidikan di Kota Depok,” katanya.
Dia menambahkan, salah satu fokus yang akan dikembangkan melalui kerja sama tersebut adalah peningkatan layanan kesehatan, termasuk pengembangan layanan rumah sakit yang lebih spesifik dan komprehensif bagi masyarakat.
Untuk mendukung rencana tersebut, perwakilan MSU dijadwalkan meninjau dua rumah sakit milik Pemkot Depok, yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anugerah Sehat Afiat (ASA) dan RSUD Khidmat Sehat Afiat (KiSA).
“Mereka akan meninjau dua rumah sakit kita, yaitu RSUD ASA dan RSUD KiSA. Mudah-mudahan dari hasil peninjauan tersebut dapat terbangun kerja sama yang memberikan manfaat bagi peningkatan layanan kesehatan di Kota Depok,” katanya.
Selain pengembangan fasilitas kesehatan, kerja sama ini juga diarahkan pada peningkatan kapasitas SDM kesehatan.
Pemkot Depok membuka peluang bagi dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya untuk mendapatkan pembelajaran serta pengalaman dari sistem pelayanan kesehatan yang diterapkan di Malaysia.
“Kita membutuhkan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, baik dokter, perawat, maupun seluruh petugas yang selama ini melayani masyarakat. Melalui kerja sama ini, kita ingin meningkatkan kompetensi mereka dengan belajar dari universitas dan rumah sakit yang dimiliki MSU,” jelasnya.
Pemkot Depok juga membuka peluang pengiriman tenaga kesehatan ke Malaysia untuk mengikuti program peningkatan kompetensi dan pertukaran pengalaman dalam pengelolaan layanan kesehatan.
“Nanti kita bisa mengirim perawat maupun dokter untuk belajar bagaimana pelayanan kesehatan di Malaysia berjalan, termasuk di rumah sakit-rumah sakit yang dikelola MSU,” tambahnya.
Dia berharap, kolaborasi tersebut dapat memperkuat kualitas SDM kesehatan sekaligus meningkatkan mutu pelayanan yang diterima masyarakat Kota Depok.
“Mudah-mudahan ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk meningkatkan kapasitas SDM kesehatan dan menghadirkan layanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat Kota Depok,” katanya.
Di lokasi sama, Presiden dan Pendiri Management and Science University (MSU) Malaysia, Prof Tan Sri Dato’ Wira Dr Mohd Shukri Ab Yajid mengapresiasi visi pembangunan yang diusung Wali Kota Depok Supian Suri.
Menurutnya, arah kebijakan yang dipaparkan Pemerintah Kota Depok berpotensi mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat daya saing kota.
“Saya melihat ini sebagai upaya yang sangat baik dari Wali Kota Depok untuk memperkuat Kota Depok agar menjadi lebih maju, dengan pelayanan yang lebih efektif dan berkualitas,” katanya.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur dan investasi, tetapi juga kualitas pelayanan yang diterima masyarakat.
Karena itu, penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.|Aji*










