JAKARTA, Radarjakarta.id – Film Jangan Buang Ibu menjadi salah satu karya perfilman Indonesia yang paling banyak diperbincangkan setelah resmi tayang di bioskop. Film ini menuai apresiasi berkat kisah keluarga yang menyentuh, sekaligus menghadapi tantangan serius berupa dugaan pembajakan yang beredar di platform ilegal.
Sejumlah media nasional, lokal, hingga internasional menyoroti film ini dari berbagai sisi, mulai dari kualitas cerita, respons penonton, hingga upaya rumah produksi (PH) mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang diduga menyebarkan salinan ilegal film tersebut.
Mengangkat tema hubungan anak dan ibu, Jangan Buang Ibu menyuguhkan perjalanan emosional sebuah keluarga yang dipenuhi pengorbanan, penyesalan, dan kesempatan kedua. Cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari membuat banyak penonton mengaku tersentuh dan merefleksikan kembali pentingnya menghargai orang tua selagi masih ada.
Sejumlah pengulas menilai kekuatan utama film ini terletak pada naskah yang sederhana namun mampu menyampaikan pesan moral secara kuat tanpa terasa menggurui. Penampilan para pemain juga dinilai berhasil menghidupkan konflik keluarga yang realistis dan emosional.
Di tengah sambutan positif tersebut, rumah produksi menyatakan akan membawa kasus dugaan pembajakan film ke ranah hukum. Langkah itu diambil sebagai bentuk perlindungan terhadap hak cipta sekaligus penghargaan terhadap kerja keras seluruh kru dan pemain yang terlibat dalam proses produksi. Praktik pembajakan dinilai merugikan industri perfilman nasional karena mengurangi potensi pendapatan dan menghambat keberlanjutan produksi film Indonesia.
Film ini juga memperoleh apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk tokoh publik Adrias Hariyanto yang menilai Jangan Buang Ibu sebagai tontonan keluarga yang penuh nilai kemanusiaan, kasih sayang, serta penghormatan kepada orang tua. Menurutnya, pesan yang disampaikan relevan bagi semua generasi di tengah perubahan sosial yang semakin cepat.
Selain menghadirkan drama keluarga yang menguras emosi, film ini menyimpan sejumlah pelajaran hidup, antara lain pentingnya berbakti kepada orang tua, menjaga komunikasi dalam keluarga, memaafkan kesalahan masa lalu, memahami arti pengorbanan seorang ibu, serta tidak menyia-nyiakan waktu bersama orang-orang tercinta.
Dengan perpaduan cerita yang menghangatkan hati dan pesan moral yang kuat, Jangan Buang Ibu berpotensi menjadi salah satu film drama keluarga Indonesia yang meninggalkan kesan mendalam bagi penonton.
Di sisi lain, kasus dugaan pembajakan menjadi pengingat bahwa keberlangsungan industri kreatif membutuhkan dukungan masyarakat melalui kebiasaan menonton di bioskop maupun platform resmi agar karya para sineas tetap dihargai.***











