Terungkap! Hasil Visum Pilot WN AS Tewas Ditembak KKB Papua

banner 468x60

PAPUA, Radarjakarta.id – Insiden penembakan dan pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, kembali menjadi sorotan dunia. Hasil visum resmi terhadap pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat, Captain Nicholas F. Goselin (29), mengungkap bahwa korban meninggal dunia akibat luka tembak di bagian kepala yang menyebabkan kematian seketika.

Visum dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua setelah jenazah dievakuasi dari Timika menuju Jayapura menggunakan pesawat Boeing 737. Tim medis menyatakan penyebab kematian telah dapat dipastikan melalui pemeriksaan luar dan radiologi sehingga autopsi tidak dilakukan. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak PT AMA untuk proses pemulangan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Berdasarkan keterangan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026, penyerangan terjadi sesaat setelah pesawat Pilatus PK-RCY mendarat di Lapangan Terbang Balinggama, Distrik Sobaham, Yahukimo. Setelah menembak pilot, pelaku membakar pesawat hingga hangus. Seluruh proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap pelaku dan motif penyerangan.

Dalam perkembangan terbaru, aparat menduga aksi tersebut dilakukan kelompok bersenjata baru yang dipimpin M. Mbalingga. Meski demikian, aparat masih menyelidiki dugaan keterkaitan kelompok tersebut dengan jaringan KKB pimpinan Elkius Kobak yang selama ini dikenal aktif beroperasi di wilayah Yahukimo. Satgas menyebut kedua kelompok sama-sama mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Peristiwa ini menambah panjang daftar serangan terhadap penerbangan sipil di Papua. Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok yang berafiliasi dengan Elkius Kobak beberapa kali dikaitkan dengan aksi penembakan terhadap pesawat yang beroperasi di wilayah pegunungan Papua. Pada 2026 saja, serangan terhadap pesawat telah menewaskan pilot dan kopilot Smart Air, sementara insiden terbaru merenggut nyawa pilot PT AMA asal Amerika Serikat.

Sementara itu, organisasi hak asasi manusia Amnesty International menilai insiden penembakan terhadap pilot sipil dan pembakaran pesawat merupakan peristiwa tragis yang harus diusut secara menyeluruh, transparan, dan akuntabel. Amnesty menekankan bahwa seluruh pihak yang terlibat konflik bersenjata di Papua wajib menghormati hukum humaniter internasional dan melindungi warga sipil dari kekerasan.

Pemerintah Indonesia melalui berbagai pejabat menyatakan tidak akan mentoleransi segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil maupun fasilitas penerbangan. Satgas Operasi Damai Cartenz bersama TNI dan Polri memastikan operasi pengejaran terhadap para pelaku terus dilakukan, sekaligus memperketat pengamanan jalur penerbangan perintis yang menjadi urat nadi distribusi logistik dan pelayanan masyarakat di wilayah pedalaman Papua.

Kasus ini mendapat perhatian luas dari media lokal, nasional, hingga internasional, di antaranya detikcom, Antara, SinPo.id, Salam Papua, Global Expose TV, BeritaBuana, Reuters, dan Amnesty International yang terus memantau perkembangan penyelidikan serta situasi keamanan di Papua.|Lukas*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.