JAKARTA, Radarjakarta.id – Ekonom sekaligus Ketua Bidang Perbankan, Keuangan, dan Pasar Modal Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), Dr. Aviliani, S.E., M.Si., menilai berbagai program pemerintah saat ini telah berada di jalur yang tepat dalam mendorong penguatan ekonomi nasional.
Menurut Aviliani, kebijakan yang berorientasi pada pertumbuhan (pro-growth) memberikan sinyal positif bagi dunia usaha dan mampu meningkatkan optimisme pelaku ekonomi.
“Berbagai program pemerintah saat ini sudah menunjukkan arah yang positif dalam mendorong penguatan ekonomi nasional. Kebijakan yang pro-growth patut diapresiasi karena mampu memberikan optimisme bagi dunia usaha sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi peningkatan investasi, ekspansi usaha, dan penguatan daya saing nasional,” ujar Aviliani dalam keterangan resmi yang dikutip Kamis (2/7/2026).
Meski demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan berbagai program tersebut sangat bergantung pada konsistensi pelaksanaan kebijakan, kepastian regulasi, serta komunikasi pemerintah yang jelas kepada pelaku usaha dan investor.
“Dukungan terhadap program pemerintah sangat penting agar momentum pemulihan ekonomi tetap terjaga. Namun, implementasinya harus konsisten, didukung kepastian regulasi, dan komunikasi yang baik. Dengan begitu, kepercayaan pasar akan semakin kuat dan mampu mendorong aktivitas ekonomi yang lebih produktif,” katanya.
Aviliani juga menilai langkah pemerintah dalam mendorong hilirisasi, memperkuat industri nasional, menyederhanakan perizinan, serta menjalankan reformasi struktural merupakan strategi yang perlu terus dilanjutkan.
“Hilirisasi, penguatan industri nasional, penyederhanaan perizinan, dan reformasi struktural merupakan kebijakan strategis yang perlu terus diperkuat. Langkah ini akan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian domestik,” jelasnya.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, sektor perbankan, dan dunia usaha dalam menjaga stabilitas makroekonomi sekaligus memperkuat iklim investasi.
“Kolaborasi yang solid antara pemerintah, sektor perbankan, dan dunia usaha menjadi kunci agar program pembangunan tidak hanya berjalan baik di atas kertas, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas,” ungkap Aviliani.
Ia optimistis, dengan kebijakan yang konsisten dan berpihak pada pertumbuhan ekonomi, pemerintah mampu menjaga momentum pertumbuhan nasional sekaligus memperkuat fondasi pembangunan jangka panjang.
“Saya optimistis, dengan pendekatan kebijakan yang konsisten dan berorientasi pada pertumbuhan, pemerintah dapat menjaga momentum ekonomi nasional serta memperkuat fondasi pembangunan jangka panjang,” pungkasnya.











