Adu Kuat Bus 7 Ton dan Manusia di Terminal Kalideres

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id — Suasana Terminal Kalideres, Jakarta Barat, mendadak menjadi pusat perhatian ketika manusia “adu kuat” dengan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dalam sebuah lomba unik menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (16/8/2026). Sebuah bus dengan bobot sekitar 7 ton ditarik beramai-ramai oleh peserta lomba hingga berhasil bergerak.

Lomba tersebut digelar otoritas Terminal Bus Kalideres  pada 14–16 Agustus 2026. Kegiatan itu menjadi salah satu rangkaian perayaan kemerdekaan sekaligus ajang mempererat silaturahmi antara petugas terminal, awak bus, perusahaan otobus dan penumpang. Pihak Terminal Kalideres memastikan kegiatan berlangsung tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Aksi tarik bus berbobot tujuh ton itu sontak mengundang perhatian penumpang dan masyarakat. Sorak-sorai pecah ketika tenaga manusia berhasil membuat kendaraan raksasa tersebut bergerak. Bagi peserta, tantangannya bukan semata-mata soal kekuatan fisik, melainkan juga kekompakan dan semangat kebersamaan.

Di tengah suasana perlombaan yang penuh canda, muncul celetukan khas ibu-ibu yang membuat suasana semakin meriah. “Beban hidup lebih berat daripada beban bus,” menjadi candaan yang menggambarkan bagaimana perlombaan tersebut dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Meski kalimat tersebut tidak tercantum dalam laporan resmi yang ditemukan, humor semacam itu justru menjadi warna tersendiri dalam suasana lomba.

Ketua Pelaksana, Alfian Chofy mengatakan lomba tarik bus menjadi salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian penumpang. Menurutnya, selain menghibur, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun keakraban antara petugas dan masyarakat. “Perlombaan tahun ini unik, ada lomba tarik bus. Ini yang banyak jadi perhatian penumpang,” ujarnya.

Selain tarik bus, perayaan kemerdekaan di Terminal Kalideres juga diisi sejumlah perlombaan lain, seperti balap karung dan memasukkan paku ke dalam botol. Rangkaian kegiatan kemudian dilengkapi santunan bagi anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat persaudaraan.

Lomba tersebut menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan tidak selalu harus berlangsung dengan kegiatan seremonial. Di Terminal Kalideres, sebuah bus seberat tujuh ton justru menjadi simbol sederhana tentang pentingnya kekompakan: beban seberat apa pun akan terasa lebih ringan ketika ditarik bersama-sama.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.