BINUS University Bawa Indonesia ke Panggung Global Lewat QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026

Konferensi pers Road to QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026 di BINUS @Alam Sutera, Tangerang. (Foto: Radarjakarta.id/Bemby)
banner 468x60

TANGERANG, Radarjakarta.id – Asia Pasifik kini menjadi salah satu kawasan paling dinamis dalam lanskap pendidikan tinggi global. Pertumbuhan riset, inovasi, mobilitas mahasiswa, serta kolaborasi lintas negara menjadikan kawasan ini semakin berperan dalam membentuk masa depan pendidikan tinggi dunia.

Di tengah perubahan yang semakin cepat, universitas dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, industri, dan bangsa.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Semangat tersebut menjadi dasar penyelenggaraan QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026 dengan tema “Advancing Education for Purpose and Impact.”

President of BINUS Higher Education, Stephen Wahyudi Santoso mengatakan bahwa di usia 45 tahun BINUS, ia memandang kesempatan menjadi tuan rumah QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026 bukan hanya sebagai pencapaian bagi BINUS, tetapi juga sebagai momentum bagi Indonesia.

“Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki ekosistem pendidikan tinggi yang terus berkembang, adaptif, dan siap berkolaborasi. Lebih dari itu, ini adalah momentum untuk membawa nilai, karakter, dan kontribusi pendidikan tinggi Indonesia ke panggung global,” ujar Stephen dalam konferensi pers Road to QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026 di BINUS @Alam Sutera, Tangerang, Rabu (1/7/2026).

Melalui QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026, Indonesia akan menjadi tuan rumah bagi dialog penting mengenai masa depan pendidikan tinggi di kawasan Asia Pasifik. Forum yang akan berlangsung pada 3–5 November 2026 di Bali International Convention Centre ini akan mempertemukan lebih dari 1.000 delegasi dari berbagai negara, mulai dari pemimpin perguruan tinggi, pemerintah, hingga pelaku industry.

Pemilihan Indonesia sebagai tuan rumah mencerminkan meningkatnya perhatian global terhadap peran Indonesia dalam lanskap pendidikan tinggi regional. Bali dipilih karena reputasinya sebagai destinasi internasional untuk penyelenggaraan forum global berkelas dunia, sekaligus menjadi ruang yang tepat untuk mempertemukan para pemimpin pendidikan tinggi dari berbagai negara.

Rektor BINUS University Dr. Nelly, S.Kom., M.M. menambahkan, kesempatan menjadi tuan rumah QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026 merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang kami sambut dengan penuh antusias.

“Tema ‘Advancing Education for Purpose and Impact’ sangat dekat dengan semangat BINUS dalam membina dan memberdayakan masyarakat. Kami percaya bahwa kemajuan pendidikan tinggi tumbuh melalui dialog terbuka, jejaring yang kuat, serta kolaborasi lintas batas,” kata Nelly.

Bagi BINUS University, menjadi tuan rumah QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026 merupakan kesempatan untuk membawa cerita pendidikan tinggi Indonesia ke ruang dialog global.

Momentum ini sejalan dengan visi BINUS sebagai A World-class University, Fostering and Empowering the Society in Building and Serving the Nation, serta komitmen BINUS untuk terus mengembangkan talenta, memperkuat inovasi akademik, membangun kolaborasi dengan industri, dan memperluas kemitraan internasional.

Komitmen tersebut turut tercermin dari pencapaian BINUS University yang saat ini mempertahankan posisinya sebagai universitas swasta nomor satu di Indonesia berdasarkan QS World University Rankings 2027.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.