Kunjungan Mahasiswa Jadi Ruang Baru bagi Anak Panti Daarul Hasanah untuk Bercerita dan Berekspresi

Dok. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan
banner 468x60

KARAWANG, Radarjakarta.id – Kebutuhan anak di panti asuhan tidak hanya berkaitan dengan pangan, pendidikan, kesehatan, dan tempat tinggal. Perkembangan emosional serta kesempatan untuk berinteraksi dengan lingkungan sosial yang lebih luas juga menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak.

Hal tersebut menjadi perhatian Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan (BEM FPSI UBP) Karawang melalui kegiatan SOULCARE (Spiritual and Emotional Care) yang digelar di Panti Asuhan Daarul Hasanah, Jalan Suhud Hidayat No. 7 RT 01/RW 02, Gorowong, Adiarsa Timur, Karawang, Selasa (11/8/2026).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 hingga 15.00 WIB itu diikuti 39 peserta bersama 11 anak asuh. Rangkaian kegiatan meliputi psikoedukasi mengenai emosi, art journey, melukis totebag, sesi berbagi, permainan ringan, serta penyerahan donasi.

Kegiatan tersebut dirancang tidak sekadar sebagai bentuk pemberian bantuan, tetapi juga sebagai upaya menciptakan ruang yang aman bagi anak-anak untuk mengenali dan mengekspresikan perasaan mereka. Di sisi lain, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa psikologi untuk mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dalam interaksi langsung dengan masyarakat.

Melukis untuk Mengenali dan Mengekspresikan Emosi

SOULCARE digagas oleh Departemen Sosial, Pengabdian Masyarakat dan Kerohanian BEM FPSI UBP. Pendekatan seni dipilih sebagai salah satu cara untuk membantu anak mengenali sekaligus mengekspresikan emosi melalui kegiatan yang menyenangkan dan mudah diikuti.

Setelah pembukaan, anak-anak mengikuti sesi psikoedukasi mengenai emosi dan art journey. Suasana kemudian dibuat lebih cair melalui perkenalan dan permainan ringan sebelum memasuki kegiatan utama, yakni melukis totebag.

Anak-anak dibagi ke dalam kelompok kecil dan berinteraksi langsung dengan para mahasiswa. Mereka diberi kebebasan untuk menghias dan melukis totebag sesuai dengan ide serta kreativitas masing-masing.

Tidak ada tuntutan agar hasil karya mereka seragam. Justru, perbedaan setiap totebag menjadi bagian dari proses memberikan ruang bagi anak untuk menunjukkan gagasan dan ekspresi personalnya.

Setelah menyelesaikan karya, anak-anak diajak mengikuti sesi sharing untuk menceritakan makna di balik gambar yang mereka buat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kuis dan permainan ringan sebelum ditutup dengan doa serta dokumentasi bersama.

Bagi Panti Daarul Hasanah, kegiatan semacam ini memiliki makna yang lebih luas daripada bantuan materi. Kesempatan untuk berbicara, didengarkan, berkarya, dan melakukan aktivitas bersama dapat memberikan pengalaman sosial baru bagi anak-anak sekaligus membuat mereka merasa diperhatikan oleh lingkungan di luar panti.

Ketua Panti Daarul Hasanah, Runi Akmalia, mengatakan pengasuhan anak tidak dapat hanya diukur dari terpenuhinya kebutuhan sehari-hari.

“Anak-anak membutuhkan pendidikan, tempat tinggal dan kebutuhan hidup yang baik. Tetapi mereka juga perlu bertemu banyak orang, mendapatkan pengalaman baru, didengarkan dan mempunyai ruang untuk menunjukkan apa yang mereka pikirkan dan rasakan. Ketika ada mahasiswa yang datang dan benar-benar meluangkan waktu melakukan kegiatan bersama mereka, bagi kami itu mempunyai nilai yang berbeda,” kata Runi, Selasa (11/8/2026).

Menurut Runi, salah satu tantangan lembaga pengasuhan adalah memastikan anak-anak tidak tumbuh dalam lingkungan sosial yang terlalu terbatas. Panti memang menjadi tempat tinggal bagi mereka, tetapi anak-anak tetap perlu memiliki hubungan dan pengalaman dengan masyarakat di luar panti.

Kondisi tersebut menjadi semakin penting di tengah meningkatnya kebutuhan hidup dan tekanan ekonomi yang dihadapi banyak keluarga maupun lembaga sosial. Karena itu, keberlangsungan sebuah panti tidak hanya membutuhkan kemampuan memenuhi kebutuhan operasional, tetapi juga jejaring sosial yang memungkinkan anak-anak memperoleh kesempatan belajar dan berinteraksi dengan lingkungan yang beragam.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.