Kunjungan Mahasiswa Jadi Ruang Baru bagi Anak Panti Daarul Hasanah untuk Bercerita dan Berekspresi

Dok. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan
banner 468x60

Panti Daarul Hasanah dan Peran Lingkungan Sosial

Panti Daarul Hasanah tumbuh dari lingkungan Gorowong, Adiarsa Timur, Karawang. Panti tersebut dirintis pada 2010 oleh H. Mansyur bersama keluarga sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan pengasuhan serta dukungan pendidikan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam perkembangannya, pengelolaan panti diteruskan oleh generasi berikutnya dengan mempertahankan fungsi panti sebagai tempat tinggal sekaligus ruang tumbuh bagi anak-anak.

Saat ini, aktivitas pengasuhan berlangsung di fasilitas Panti Daarul Hasanah di Jalan Suhud Hidayat No. 7 RT 01/RW 02, Gorowong, Adiarsa Timur, Karawang 41313. Sejumlah ruangan di panti digunakan untuk kegiatan anak, pembelajaran, maupun aktivitas bersama.

Salah satu pengurus yang mendampingi kegiatan, Bella Sandra Tiana, menilai interaksi dengan mahasiswa psikologi menjadi pengalaman yang menarik bagi anak-anak karena mereka tidak hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat, tetapi juga dilibatkan secara aktif dalam kegiatan.

“Yang kami harapkan dari setiap kunjungan memang ada interaksi. Anak-anak senang ketika ada kakak-kakak mahasiswa datang, berbicara dengan mereka dan mengajak melakukan sesuatu bersama. Kali ini mereka bisa melukis, memilih sendiri apa yang ingin dibuat, lalu menceritakan hasilnya. Pengalaman sederhana seperti itu bisa menjadi sesuatu yang mereka ingat,” ujar Bella.

Membuka Ruang Kolaborasi Mahasiswa

Kunjungan BEM FPSI UBP menunjukkan bahwa kegiatan mahasiswa dapat dikembangkan berdasarkan bidang ilmu dan kompetensi yang mereka pelajari. Sebagai organisasi mahasiswa Fakultas Psikologi UBP Karawang, BEM FPSI menjalankan berbagai kegiatan sosial, pengabdian masyarakat, pengembangan mahasiswa, serta kegiatan seni dan budaya.

Model kegiatan tersebut juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara panti dan lingkungan perguruan tinggi. Mahasiswa dari bidang pendidikan, misalnya, dapat berbagi pengalaman belajar. Mahasiswa seni dapat menghadirkan kegiatan kreatif, sementara mahasiswa olahraga dapat mengajak anak-anak melakukan aktivitas fisik bersama.

Dengan demikian, kontribusi terhadap panti tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk bantuan materi. Kehadiran, waktu, perhatian, dan kemampuan untuk berinteraksi secara langsung juga dapat memberikan pengalaman yang berarti bagi anak-anak.

Bagi mereka, beberapa jam bersama orang-orang baru dapat menjadi kesempatan untuk mencoba kegiatan yang belum pernah dilakukan, berani bercerita tentang diri sendiri, mengekspresikan perasaan, hingga membayangkan dunia yang ingin mereka masuki di masa depan.

Pada akhirnya, kunjungan SOULCARE tidak hanya meninggalkan hasil berupa totebag yang telah dilukis. Kegiatan tersebut juga menghadirkan ruang perjumpaan—tempat anak-anak dapat didengar, berekspresi, dan merasakan bahwa kehidupan mereka tetap terhubung dengan masyarakat yang lebih luas.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.