JAKARTA, Radarjakarta.id – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan deterjen milik PT Sayap Mas Utama (Wings Group) di kawasan Jalan Inspeksi Cakung Drain, Cakung Barat, Jakarta Timur, Senin (29/6) malam. Kobaran api yang membumbung tinggi memaksa puluhan petugas pemadam kebakaran bekerja tanpa henti selama hampir lima jam hingga akhirnya berhasil menjinakkan si jago merah pada Selasa (30/6) dini hari.
Berdasarkan data Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 22.35 WIB. Petugas segera mengirimkan unit respons awal sebelum mengerahkan total 16 unit mobil pemadam dan sekitar 80 personel untuk mengendalikan kobaran api yang terus membesar.
Api diketahui melahap gudang penyimpanan dengan luas sekitar 700 meter persegi. Menurut keterangan petugas, seorang petugas keamanan pertama kali melihat kepulan asap dari bangunan yang saat itu dalam keadaan terkunci. Dalam hitungan menit, api membesar dan membakar sebagian besar isi gudang sehingga segera dilaporkan kepada petugas pemadam.
Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena material yang tersimpan di dalam gudang mudah terbakar dan menghasilkan asap pekat. Setelah berjibaku selama berjam-jam, petugas berhasil melokalisasi api sebelum melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid mengatakan seluruh rangkaian operasi baru dinyatakan selesai menjelang pukul 04.00 WIB setelah kondisi benar-benar dinyatakan aman.
Hingga kini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun kerusakan bangunan tergolong berat dan nilai kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah, meski angka pasti masih menunggu pendataan lebih lanjut.
Mengenai penyebab kebakaran, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik. Meski demikian, aparat kepolisian bersama petugas terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api sehingga penyebab resmi belum dapat disimpulkan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan dan sistem proteksi kebakaran di kawasan industri maupun pergudangan. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR), serta sistem deteksi dini dinilai menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko kebakaran berskala besar.
Kebakaran berhasil dipadamkan berkat koordinasi cepat antara petugas Gulkarmat, aparat keamanan, dan pihak perusahaan, sehingga api tidak sempat merembet ke bangunan lain di sekitar kawasan pergudangan Cakung.***











