JAKARTA, Radarjakarta.id – Semangat persatuan, penguatan organisasi, dan komitmen memperluas peran perempuan dalam pembangunan menjadi warna utama dalam pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) I Srikandi TP Sriwijaya Provinsi DKI Jakarta.
Forum strategis yang berlangsung penuh kehangatan dan nuansa kekeluargaan tersebut menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi perempuan TP Sriwijaya untuk lima tahun mendatang.
Musda I Srikandi TP Sriwijaya Provinsi DKI Jakarta yang digelar di Aula Grha Prodia Tower, Jalan Kramat Raya, Jakarta, berlangsung tertib, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi tonggak sejarah bagi perjalanan organisasi dalam memperkuat eksistensi dan kontribusinya bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pemberdayaan perempuan.
Ketua Harian Srikandi TP Sriwijaya, R.A. Aisyah, yang memimpin jalannya persidangan menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh peserta yang mengikuti seluruh rangkaian Musda dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, Musda bukan hanya agenda rutin organisasi, melainkan sarana penting untuk memperkuat konsolidasi internal, menyatukan visi dan misi organisasi, serta menyiapkan kepemimpinan yang mampu membawa Srikandi TP Sriwijaya semakin maju dan berdaya guna.
“Musda ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi, menyatukan langkah, dan menyiapkan kepemimpinan yang mampu membawa Srikandi TP Sriwijaya semakin berkembang serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar R.A. Aisyah saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2026).
Musda I secara resmi dibuka dengan pembacaan Basmalah yang disambut antusias oleh seluruh peserta. Dalam sidang pembukaan, forum menyepakati sejumlah agenda penting yang menjadi dasar pelaksanaan Musda, mulai dari perubahan agenda acara, pembahasan tata tertib, hingga pemilihan pimpinan sidang tetap.
Melalui Ketetapan Nomor TAP01/MUSDA/SRIKANDI/VI/2026, peserta menetapkan susunan pimpinan sidang sementara yang terdiri dari R.A. Aisyah, S.E., M.M. sebagai Ketua, Yessi Evawani, S.E. sebagai Sekretaris, dan Dra. Anisah, M.Si. sebagai anggota.
Selanjutnya, peserta secara mufakat menyetujui tata tertib persidangan yang dituangkan dalam TAP02/MUSDA/SRIKANDI/VI/2026 sebagai landasan pelaksanaan seluruh agenda Musda.
Forum kemudian menetapkan pimpinan sidang tetap melalui TAP03/MUSDA/SRIKANDI/VI/2026 dengan komposisi yang sama, yakni R.A. Aisyah sebagai Ketua Sidang, didampingi Yessi Evawani sebagai Sekretaris dan Dra. Anisah sebagai anggota.
Helpi Nopita Terpilih Secara Aklamasi
Agenda yang paling dinantikan dalam Musda I adalah pemilihan Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Srikandi TP Sriwijaya Provinsi DKI Jakarta periode 2026-2031.
Dalam proses penjaringan dan verifikasi calon, hanya satu nama yang memenuhi seluruh persyaratan dan memperoleh dukungan penuh peserta, yaitu Helpi Nopita.
Melalui Ketetapan Nomor TAP04/MUSDA/SRIKANDI/VI/2026, seluruh peserta secara bulat menetapkan Helpi Nopita, S.Hut. sebagai Ketua Pengda Srikandi TP Sriwijaya Provinsi DKI Jakarta periode 2026-2031 sekaligus Ketua Formatur.
Keputusan tersebut disambut hangat oleh seluruh peserta Musda sebagai bentuk kepercayaan terhadap kepemimpinan Helpi Nopita untuk membawa organisasi menjadi lebih maju, profesional, dan berdaya saing.
Musda juga membentuk tim formatur yang diberi mandat penuh untuk menyusun struktur kepengurusan Pengda Srikandi TP Sriwijaya Provinsi DKI Jakarta periode 2026-2031.
Berdasarkan TAP05 dan TAP06/MUSDA/SRIKANDI/VI/2026, tim formatur terdiri atas:
Helpi Nopita, S.Hut. (Ketua Terpilih/Ketua Formatur). R.A. Aisyah, S.E., M.M. (Steering Committee). Dra. Anisah, M.Si. (Pengurus Pusat Srikandi TP Sriwijaya). Prof. Dr. Kusdini Prihatin (Perwakilan Pengurus Cabang Kepulauan Seribu). Kombes Pol. (Purn.) Chandrawati (Perwakilan Pengurus Cabang Jakarta Utara).
Tim ini akan bertugas menyusun komposisi kepengurusan yang profesional, solid, dan mampu menjalankan program-program organisasi secara efektif selama lima tahun mendatang.
R.A. Aisyah menegaskan bahwa hasil Musda I menjadi titik awal penguatan organisasi perempuan TP Sriwijaya di DKI Jakarta.
Ia berharap kepengurusan baru mampu mempererat sinergi antaranggota sekaligus meningkatkan berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, Srikandi TP Sriwijaya harus terus hadir sebagai organisasi yang aktif dalam pemberdayaan perempuan, pengembangan pendidikan, kegiatan sosial kemasyarakatan, peningkatan ekonomi keluarga, serta berbagai program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Dengan semangat kebersamaan yang terbangun dalam Musda ini, kami optimistis Srikandi TP Sriwijaya DKI Jakarta akan semakin maju, semakin solid, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tegasnya.
Setelah seluruh ketetapan dibacakan dan disahkan, Musda I Srikandi TP Sriwijaya Provinsi DKI Jakarta resmi ditutup dengan ucapan Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin.
Penutupan tersebut menandai berakhirnya seluruh rangkaian persidangan sekaligus dimulainya babak baru kepemimpinan organisasi untuk periode 2026-2031 di bawah nahkoda Helpi Nopita.











