JAKARTA, Radarjakarta.id – Musyawarah Besar (Mubes) XIII Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya resmi menetapkan Dr. HC. H. Sultan Bachtiar Najamudin, S.Sos., M.Si. sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat TP Sriwijaya periode 2026–2031.
Amanah tersebut diterima dengan penuh rasa syukur dan komitmen untuk melanjutkan sekaligus meningkatkan capaian organisasi agar semakin memberikan manfaat bagi masyarakat Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) maupun Indonesia secara luas.
Dalam pidato perdananya di Hotel RedTop Jakarta pada hari Sabtu malam 27 Juni 2026, usai terpilih, Sultan Bachtiar Najamudin mengungkapkan rasa bahagia dapat berkumpul bersama keluarga besar TP Sriwijaya dari berbagai daerah di Sumatera Bagian Selatan.
Menurutnya, Mubes XIII menjadi momentum penting yang memperlihatkan kematangan organisasi dalam menjalankan proses demokrasi secara musyawarah dan penuh kebersamaan.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Ketua Umum demisioner, Dr. Sudirman D’Hury, SH., MH., beserta seluruh jajaran pengurus yang telah menyampaikan laporan pertanggungjawaban dan diterima secara aklamasi oleh peserta Mubes.
Hal tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa kepengurusan sebelumnya telah meletakkan fondasi organisasi yang kuat.
“Atas nama pribadi dan sebagai putra Sumatera Bagian Selatan, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin TP Sriwijaya.
Saya juga menyampaikan apresiasi kepada Steering Committee (SC), Organizing Committee (OC), pimpinan sidang, serta seluruh peserta Mubes yang telah menyelesaikan seluruh agenda organisasi dengan baik,” ujarnya.
Sultan menegaskan bahwa hakikat demokrasi tertinggi adalah musyawarah. Karena itu, proses Mubes XIII yang berlangsung kondusif dan menghasilkan keputusan secara cepat menunjukkan bahwa TP Sriwijaya merupakan organisasi yang menjunjung tinggi nilai persatuan dan kekeluargaan.
Menurutnya, kepemimpinan baru tidak akan dipenuhi dengan janji-janji besar, melainkan diwujudkan melalui kerja nyata yang dapat dirasakan seluruh anggota maupun masyarakat., dalam siarannya hari ini
“Saya memilih tidak banyak berjanji. Kami akan membuktikan secara bertahap bahwa fondasi yang telah dibangun oleh kepengurusan sebelumnya akan kami lanjutkan. Bahkan, kami akan meningkatkan level organisasi, mempercepat langkah, memperluas jangkauan program, dan menghadirkan inovasi agar TP Sriwijaya semakin maju,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari sejarah panjang yang dimiliki, tetapi juga dari kontribusi nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
“Kita ingin TP Sriwijaya dikenal bukan hanya karena sejarahnya, tetapi karena karya dan manfaatnya. Kehadiran organisasi ini harus benar-benar dirasakan oleh anggota, masyarakat Sumatera Bagian Selatan, hingga masyarakat Indonesia secara luas,” katanya.
Sultan juga menegaskan bahwa TP Sriwijaya akan terus dipertahankan sebagai organisasi paguyuban yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, persaudaraan, dan gotong royong.
Menurutnya, semangat guyub menjadi modal utama dalam membangun organisasi yang mampu memberikan kebanggaan, kemajuan, dan kebermanfaatan bagi seluruh anggotanya.
Ia mengajak seluruh keluarga besar TP Sriwijaya untuk bersatu menghadapi berbagai tantangan dan peluang di masa depan. Dengan kekompakan, setiap persoalan diyakini dapat diatasi secara bersama-sama.
“Sekecil apa pun tantangan akan terasa ringan jika kita hadapi bersama. Sebaliknya, tantangan yang kecil sekalipun akan menjadi berat apabila dikerjakan sendiri-sendiri. Karena itu, semangat ‘berat sama dipikul, ringan sama dijinjing’ harus terus menjadi pegangan kita dalam membangun TP Sriwijaya,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Sultan Bachtiar Najamudin secara resmi menutup rangkaian Musyawarah Besar XIII TP Sriwijaya dengan penuh rasa syukur dan optimisme terhadap masa depan organisasi.
“Dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbil ‘Alamin, Musyawarah Besar XIII Tenaga Pembangunan Sriwijaya secara resmi saya nyatakan ditutup. Semoga amanah ini menjadi awal bagi TP Sriwijaya untuk semakin maju, solid, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi bangsa dan negara,” tutupnya.
Ketua Umum Pengurus Pusat TP Sriwijaya terpilih periode 2026–2031, Dr. HC. H. Sultan Bachtiar Najamudin, S.Sos., M.Si., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin TP Sriwijaya lima tahun ke depan.
Saat dikonfirmasi pada hari Senin 6 Juli 2026 bahwa kepercayaan tersebut merupakan tanggung jawab besar yang akan dijalankan dengan penuh dedikasi, semangat kebersamaan, dan pengabdian.
Sambungnya, TP Sriwijaya harus menjadi rumah besar yang mampu menghimpun seluruh potensi masyarakat Sumatera Bagian Selatan, baik di daerah maupun di perantauan. Ke depan, kita akan memperkuat konsolidasi organisasi, membangun kolaborasi lintas sektor, serta menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi kemajuan masyarakat dan pembangunan bangsa.
“Saya mengajak seluruh keluarga besar TP Sriwijaya untuk bersatu, bergotong royong, dan bersama-sama mengembalikan semangat serta kejayaan Sriwijaya dalam bingkai Indonesia maju,” ujar Sultan.











