JAKARTA, Radarjakarta.id – Panggung Coachella 2026 dikejutkan dengan kemunculan mendadak Lisa BLACKPINK dalam penampilan Anyma pada akhir pekan kedua festival tersebut. Tanpa pengumuman sebelumnya, kehadiran Lisa langsung memicu antusiasme besar dari penonton dan menjadi perbincangan luas di berbagai platform digital.
Dalam penampilan tersebut, Lisa membawakan lagu kolaborasi terbaru bertajuk “Bad Angel” untuk pertama kalinya di panggung internasional. Lagu ini menggabungkan karakter vokal khas Lisa dengan sentuhan musik elektronik futuristik dari Anyma, menghadirkan warna baru dalam penampilan festival berskala global.
Konsep yang diusung bertajuk “Bad Angel” menampilkan sisi berbeda dari Lisa. Ia tampil dengan gaya lebih berani dan ekspresif, didukung kostum panggung rancangan Iris Van Herpen yang bernuansa futuristik. Tata rias dramatis, gaya rambut tegas, serta koreografi enerjik semakin memperkuat keseluruhan penampilan di atas panggung.
Pertunjukan semakin menarik dengan dukungan visual digital khas Anyma. Panggung utama berubah menjadi ruang imersif berteknologi tinggi, lengkap dengan elemen visual sinematik dan animasi yang selaras dengan musik. Kehadiran avatar digital Lisa di layar raksasa turut menjadi salah satu momen yang menyita perhatian penonton.
Penampilan ini menuai beragam tanggapan. Sejumlah penonton dan penggemar memuji karisma serta kemampuan Lisa dalam menguasai panggung internasional. Namun, sebagian lainnya menilai konsep yang ditampilkan masih memicu perdebatan, terutama terkait arah artistik yang diambil.
Terlepas dari pro dan kontra, kemunculan Lisa di Coachella 2026 menjadi salah satu momen penting dalam festival tersebut. Penampilan ini mempertegas posisinya sebagai artis global yang terus berkembang, sekaligus mencerminkan tren kolaborasi lintas genre dalam industri musik dunia.***











