JAKARTA BARAT, Radarjakarta.id – Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat dengan menggelar pengawasan terpadu secara intensif di Hari Hari Swalayan. Salah satu titik yang disasar di kawasan Kalideres, dalam sidak besar pada Selasa (14/4).
Belasan petugas diterjunkan langsung ke lapangan, menyisir rak demi rak bahan pangan yang dijual ke masyarakat. Mulai dari sayuran segar, buah-buahan, daging hingga ikan, semuanya tak luput dari pemeriksaan ketat. Aksi ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya nyata pemerintah untuk membongkar potensi bahaya tersembunyi dalam produk pangan yang beredar.
Seluruh sampel yang diuji langsung di lokasi menggunakan laboratorium keliling menunjukkan hasil yang tak terduga.
Setelah melalui serangkaian uji cepat, termasuk deteksi residu pestisida dan formalin, hasilnya dinyatakan negatif dari zat berbahaya dan aman dikonsumsi.
“Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan masyarakat benar-benar terlindungi dari ancaman pangan berbahaya,” ungkap salah satu petugas di lokasi.
Ia menegaskan, kegiatan ini akan terus digencarkan demi menjaga kualitas pangan yang beredar di pasaran.
Keberadaan laboratorium keliling menjadi senjata utama dalam pengawasan ini. Dengan teknologi uji cepat di tempat, petugas bisa langsung mengetahui kondisi pangan tanpa harus menunggu lama. Hal ini membuat pengawasan semakin luas, cepat, dan akurat.
Tak hanya itu, operasi ini juga melibatkan berbagai unsur penting, termasuk kepolisian dan Satpol PP.
Kolaborasi lintas instansi ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjamin keamanan pangan segar, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk yang mereka konsumsi setiap hari.|Adul*











