Ulama dan Tokoh Islam Buka Puasa Bersama Prabowo di Istana

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Malam ini, Istana Kepresidenan Jakarta disesaki deretan ulama, penceramah, dan pimpinan pondok pesantren untuk berbuka puasa bersama Presiden Prabowo Subianto. Momen langka ini mencuri perhatian karena hadirnya tokoh-tokoh kondang, termasuk Mamah Dedeh, yang tampak anggun mengenakan gamis dan jilbab kuning sambil duduk di kursi roda.

Para tokoh berdatangan satu per satu. Ketum MUI Anwar Iskandar tiba lebih awal, disusul Haedar Nashir bersama Menko Pangan Zulkifli Hasan. Rais Aam PBNU K.H. Miftahul Achyar dan Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf ikut hadir, diikuti Buya Yahya dari Cirebon dan tokoh-tokoh lainnya.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Presiden Prabowo menyelenggarakan acara ini sebagai bentuk silaturahmi sekaligus forum diskusi ringan. Menag Nasaruddin Umar mengonfirmasi agenda ini bersifat santai, tanpa topik resmi yang diumumkan. Namun, Ketua MPR Ahmad Muzani menyebut kemungkinan pertemuan menyentuh posisi Indonesia di Board of Peace (BoP).

“Besok juga bagian dari upaya itu, presiden ingin mendengar pandangan-pandangan, meski nanti beliau juga akan menyampaikan pendapat tentang persoalan ini,” kata Muzani.

Perbedaan Pandangan Soal BoP

Sejumlah tokoh Islam menyampaikan pandangan berbeda terkait keterlibatan Indonesia di BoP, terutama pasca-serangan AS ke Iran.

Cholil Nafis menilai BoP tidak efektif dan mendorong Indonesia mundur, sambil menekankan peran PBB dan OKI untuk perdamaian.

Jimly Asshiddiqi menyarankan penangguhan keanggotaan Indonesia di BoP sampai konflik mereda dan pengakuan kemerdekaan Palestina jelas, agar posisi Indonesia lebih strategis tanpa menimbulkan kontroversi internasional.

Sementara Yahya Cholil Staquf menekankan pentingnya memanfaatkan segala mekanisme yang ada untuk perdamaian, meski terbatas. “Jangan ada yang kelihatan lemah tapi sebenarnya bisa digunakan, kita pakai,” ujarnya.

Hadir juga pimpinan ormas Islam, tokoh pondok pesantren, serta penceramah seperti Subky Al Bughuri dan Nabil bin Fuad Al Musawa, menciptakan forum yang ramai tapi hangat untuk berbuka puasa sekaligus bertukar pandangan strategis, baik dalam konteks domestik maupun internasional.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.