JAKARTA, RadarJakarta.id – Gelora politik pecah di Jakarta! Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Rakyat, Anies Rasyid Baswedan, secara resmi membuka Rakernas I 2026 Partai Gerakan Rakyat di Hotel ARYADUTA Menteng, Sabtu-Minggu, 17–18 Januari 2026. Momentum ini menghadirkan ribuan kader dari seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dalam satu barisan tegas dan terstruktur.
Acara dibuka secara simbolis dengan pemukulan kentongan siskamling bersamaan oleh Anies Baswedan dan Ketua Umum DPP Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, menandai dimulainya pergerakan rakyat yang lahir dari akar rumput, bukan dari meja makan elit politik.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Sahrin Hamid menyampaikan, “Gerakan Rakyat bukan lahir dari elit poligami ekonomi, tapi dari rakyat. Kita hadir dari semangat gotong royong, dari relawan, dari barisan yang ada di tanah ibu bapak. Hari ini kita bukan lagi kerumunan, tapi satu barisan yang koheren, terstruktur di seluruh Indonesia.”

Sambutan ini menegaskan misi besar Partai Gerakan Rakyat membangun organisasi yang kuat, mendengar suara rakyat, dan memaksimalkan potensi anggota melalui Kartu Tanda Anggota (KTA) yang resmi, memastikan setiap kader memiliki identitas jelas dan berkomitmen pada aturan partai.
Rakernas I tahun 2026 ini juga membahas isu strategis, termasuk program kerja partai, rekomendasi eksternal, hingga isu lingkungan dengan tema Keadilan Ekologis “Kembalikan Hutan Indonesia.”
Anies Baswedan menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan alam:
“Kita harus sadar bahwa perjuangan rakyat bukan hanya soal politik, tapi juga menjaga bumi yang menjadi warisan anak cucu kita.”
“Selamatkan Manusia, Bukan Bumi – Gerakan Rakyat Ambil Langkah Nyata”perintah Anies kepada seluruh kader partai yang hadir.
Keadilan Ekologi untuk Anak Cucu
“Bumi sudah tua, manusia dan makhluk hidup yang harus kita selamatkan. Setiap hutan yang hilang adalah hutang kita pada generasi mendatang.”
Hentikan Ketidakadilan Ekonomi Alam
“Industri sawit dan pembalakan hutan meraup keuntungan, tapi petani dan masyarakat lokal menanggung kerusakan.
Anies tegas: pertumbuhan ekonomi harus sejalan dengan keseimbangan ekologis.
“Gerakan Rakyat, Solusi Berkelanjutan, Gerakan Rakyat dipimpin untuk mengembalikan hutan dan mengelola sumber daya secara regeneratif. Kemandirian dan tanggung jawab kolektif menjadi kunci keberhasilan Indonesia yang lestari” Pungkasnya.

Acara dimeriahkan dengan pertunjukan tari tradisional dari pedalaman Papua, menggambarkan kearifan lokal masyarakat dalam menjaga alam.
Kehadiran tokoh-tokoh nasional, tokoh politik, Sekjend DPP Gerakan Rakyat Mohamad Ridwan, Wakil Ketua Umum Bryan Gautama, jajaran DPP & DPW Partai Gerakan Rakyat se-Indonesia, serta Abdillah Baswedan, adik kandung Anies Baswedan, menjadi semakin pentingnya acara tersebut.
Rakernas I tahun 2026 akan ditutup esok harinya pada minggu, 18 Januari 2026. Rakernas ini menjadi bukti nyata kebangkitan Partai Gerakan Rakyat, memperkuat struktur dari tingkat pusat hingga daerah, dan siap menjadi kekuatan politik berbasis rakyat di tanah air.***










