JAKARTA, Radar Jakarta — Indonesia Siaga! Kementerian Kesehatan resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor SR.03.01/C/1422/2025 sebagai peringatan dini atas potensi kebangkitan COVID-19 di Tanah Air. Langkah ini diambil setelah lonjakan kasus terjadi secara signifikan di sejumlah negara Asia Tenggara. Apakah gelombang baru akan menghantam Indonesia?
LONJAKAN MENGINTAI: COVID-19 MUNCUL LAGI DI INDONESIA!
Dalam sepekan terakhir, Indonesia tercatat mengalami 7 kasus baru COVID-19, dengan positivity rate sebesar 2,05%. Sebelumnya, tingkat tertinggi sempat tercatat di minggu epidemiologi ke-19 dengan angka mengejutkan: 3,68%!
“Kalau dari 100 orang diuji spesimennya, hampir 4 di antaranya positif COVID. Ini bentuk kewaspadaan yang sangat perlu,” ujar Hasan Nasbi, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Selasa (3/6) di Jakarta.
ASIA SIAGA: THAILAND, SINGAPURA, HONG KONG, DAN MALAYSIA DILANDA GELOMBANG BARU!
Thailand mencatat angka mengejutkan: 65.880 kasus dalam 7 hari! Bahkan Menteri Kesehatan Thailand menyebut negeri Gajah Putih telah memasuki puncak gelombang baru COVID-19. Kelompok usia produktif (20–39 tahun) mendominasi jumlah kasus.
Sementara itu:
Singapura: Varian LF.7 dan NB.1.8
Hong Kong: Varian JN.1
Malaysia: Varian XEC
Thailand: Varian JN.1 dan XEC
VARIAN BARU MENGHANTUI: XEC, JN.1, LF.7, NB.1.8 BEREVOLUSI?
Meski disebutkan angka kematian masih rendah, mutasi varian baru membuat penyebaran menjadi lebih cepat, terutama di musim hujan. Masyarakat diminta tidak lengah!
KEMENKES SERUKAN LANGKAH WASPADA NASIONAL!
Surat Edaran yang ditandatangani oleh Plt Dirjen P2P Murti Utami menetapkan:
Pemeriksaan dan pelaporan ketat oleh seluruh Dinas Kesehatan dan UPT
Kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan
Peningkatan edukasi publik soal protokol kesehatan
KEMBALI KE PROTOKOL COVID-19: JANGAN ANGGAP SEPELE!
Hasan Nasbi meminta masyarakat kembali disiplin, mulai dari pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, dan periksa ke dokter jika tak enak badan.
“Belum tentu flu itu COVID, tapi kewaspadaan itu wajib! Jangan tunggu sampai telat,” tegas Hasan.
NETIZEN PANIK! TREN “COVID BALIK LAGI” RAMAI DI MEDSOS
Tagar seperti #COVIDKembali, #WaspadaGelombangBaru, dan #MaskeranLagi mulai menggema di media sosial. Warganet menyuarakan kekhawatiran dan juga kritik terhadap kesiapan pemerintah.
💬 “Baru lega bisa lepas masker, eh balik lagi kayak 2020!”
💬 “Harusnya vaksin booster digratiskan lagi kalau kasus naik!”
💬 “Anak-anak sekolah jangan sampai jadi korban, plz!”
KAMPANYE VAKSIN FLU NAIK LEVEL
Thailand bahkan sudah menyiapkan 6 juta dosis vaksin flu untuk menghadapi ancaman ganda: COVID-19 & influenza musiman. Apakah Indonesia akan menyusul?
FAKTA CEPAT:
Kasus COVID-19 di RI pekan lalu: 7 kasus
Spesimen diuji 2025: 2.160
Kasus positif 2025: 72
Korban meninggal: 0
Varian dominan di Asia: JN.1, XEC, LF.7, NB.1.8
Pemerintah menekankan: “Ini bukan untuk menakut-nakuti, tapi agar kita tidak mengulangi kesalahan masa lalu.”
Ingat! Virus tak kenal lelah, tapi kita bisa lebih siap dari sebelumnya. Jangan lengah, tetap waspada, dan sebarkan informasi ini jangan sampai kita kecolongan lagi!
#COVID2025, #WaspadaGelombangBaru, #SuratEdaranKemenkes, #VarianBaru, #IndonesiaSiaga, #KembaliKeMasker, #JanganLengah,










