Gunung Gede Pangrango Ditutup Sementara karena Gempa VA

banner 468x60

RADAR JAKARTA|Jawa Barat – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) mengumumkan penutupan sementara jalur pendakian akibat peningkatan aktivitas gempa vulkanik dalam (VA) di Gunung Gede Pangrango. Berdasarkan hasil pemantauan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada 1 April 2025 terjadi 21 kali gempa vulkanik dalam. Sebelumnya, sepanjang periode 1 hingga 31 Maret 2025, kejadian gempa vulkanik dalam hanya tercatat sebanyak 0–1 kali per hari.

Penutupan jalur pendakian ini diumumkan melalui akun resmi Instagram @bbtn_gn_gedepangrango dan akan berlaku mulai 3 April hingga 7 April 2025, atau hingga pemberitahuan lebih lanjut berdasarkan pemantauan terbaru dari Badan Geologi Kementerian ESDM.

“Penutupan kembali kegiatan pendakian di TN Gunung Gede Pangrango diberlakukan mulai 3 April hingga 7 April 2025 dan/atau sampai ada informasi lebih lanjut dari hasil pemantauan Badan Geologi,” demikian pernyataan resmi yang diunggah pada Rabu (2/4/2025).

Dalam unggahan tersebut, turut disertakan siaran pers dari Kementerian ESDM yang menjelaskan bahwa peningkatan aktivitas gempa vulkanik dalam Gunung Gede Pangrango diduga akibat meningkatnya tekanan di dalam tubuh gunung. Hal ini berpotensi memicu letusan freatik atau hembusan gas gunung api yang dapat berbahaya bagi pendaki dan masyarakat sekitar.

“Saat ini aktivitas hembusan Gunung Gede berasal dari Kawah Wadon dengan ketinggian asap kawah pada periode 1-31 Maret 2025 berkisar antara 50–100 meter di atas puncak. Namun, pada 1 April 2025, dalam kurun waktu pukul 00.00–06.00 WIB, terjadi lonjakan aktivitas gempa vulkanik dalam hingga 21 kali,” jelas siaran pers tersebut.

Meskipun aktivitas vulkanik Gunung Gede Pangrango masih berada pada Level I (Normal), pihak berwenang mengimbau wisatawan dan pendaki untuk tidak mendekati atau bermalam dalam radius 600 meter dari Kawah Wadon demi keselamatan.

Pihak pengelola TNGGP juga meminta para calon pendaki yang telah mendaftarkan diri untuk periode penutupan agar menjadwalkan ulang pendakian mereka. “Bagi calon pendaki yang telah mendaftar pada tanggal 3 April 2025 dan seterusnya, harap melakukan reschedule atau perubahan jadwal,” ujar pengelola dalam pernyataan resminya.

Untuk informasi lebih lanjut, calon pendaki dapat menghubungi bagian pelayanan atau call center resmi di nomor 08119155815.***

| Laporan: Hans*
Editor: Redaksi RadarJakarta

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60