SMAN 26 Jakarta Gelar Pensi 2026, Kelas XII-2 Tampilkan Drama Teater “Les Miserants”

Dok. SMAN 26 Tebet Jakarta
banner 468x60

Sementara itu, Gustaf dan Madame Delacroix digambarkan sebagai pasangan pemilik kedai yang serakah dan mengeksploitasi Eleanor. Kedai mereka juga menjadi tempat penyelundupan candu.

Melalui karakter Frederik, “Les Miserants” menggambarkan ideologi kolonial yang menempatkan hukum sebagai aturan mutlak. Sebaliknya, Aditya membawa gagasan bahwa hukum yang tidak mempertimbangkan sisi kemanusiaan dapat berubah menjadi instrumen yang mendasarinya.

Pesan tersebut menjadi salah satu inti cerita, yakni kritik terhadap sistem yang hanya menghukum seseorang tanpa melihat akar permasalahan seperti kemiskinan dan ketimpangan sosial.

Pementasan juga menekankan pentingnya solidaritas, keberanian, serta perlawanan masyarakat terhadap ketidakadilan. Simbol pin burung mockingjay digunakan sebagai representasi keberanian dan semangat rakyat dalam menghadapi sistem yang tiran.

Sejumlah siswa dipercaya memerankan tokoh-tokoh utama. Muhammad Zian Kamil berperan sebagai Johan, Andrea Melandri sebagai Frederik, Alvira Zahra Arifin sebagai Helena, Kendra Ailsa Nandapratista sebagai Eleanor, Abed Nego Gilbertian sebagai Aditya Wiranegara, serta Kirana Putrining Ramadhan sebagai Pauline van der Capellen.

Sementara itu, karakter Gustaf dan Madame Delacroix masing-masing diperankan Muhammad Ammar Syafiq dan Nadilla Kurniawati.

Pementasan “Les Miserants” disutradarai oleh Rayendra Wirabagja S., dengan Keyaani Adilla Widyanto sebagai asisten sutradara. Naskah ditulis Radhika Naufal Aulya bersama Fahmi Gumarang sebagai co-writer.

Melalui panggung teater ini, siswa kelas XII-2 SMA Negeri 26 Jakarta tidak sekedar menghadirkan hiburan dalam kegiatan pentas seni. Mereka juga mencoba menyampaikan refleksi mengenai hubungan antara hukum, kekuasaan, kemiskinan, dan kemanusiaan.

Kini, aksi para siswa tersebut tinggal menunggu panggung pentas seni. “Les Miserants” diharapkan tidak hanya menghibur penonton, tetapi juga meninggalkan pertanyaan penting: ketika hukum kehilangan sisi kemanusiaannya, apakah ia masih menjadi keadilan?

Jadi, mari kita tunggu aksi dari pertunjukan seni (pensi) siswa kelas XII-2 dari SMA Negeri 26 Tebet Jakarta di ajang Pensi 2026 nanti.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.