Sekolah Lansia Ratu Sinuhun Raih Apresiasi di HLUN 2026, Bukti Usia Tak Menghalangi Prestasi dan Pengabdian

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Semangat para lanjut usia untuk terus belajar dan berkarya mendapat sorotan dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, Jakarta, Selasa (9/6/2026). Mengusung tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menegaskan peran strategis lansia sebagai aset bangsa yang tetap mampu berkontribusi bagi keluarga, masyarakat, dan pembangunan nasional.

Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah Wisuda Sekolah Lansia Ratu Sinuhun Srikandi TP Sriwijaya. Para wisudawan dan wisudawati tampil mengenakan toga ungu sebagai simbol semangat belajar sepanjang hayat. Prosesi wisuda berlangsung penuh haru sekaligus menjadi bukti bahwa usia lanjut bukanlah penghalang untuk meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, dan tetap produktif di tengah masyarakat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd., bersama sejumlah pemangku kepentingan pembangunan keluarga hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran berbagai organisasi masyarakat, komunitas lansia, dan organisasi perempuan menunjukkan dukungan luas terhadap upaya peningkatan kualitas hidup lansia di Indonesia.

Ketua Umum Srikandi TP Sriwijaya, Nyimas Aliah, SE., S.Sos., M.Ikom, menegaskan bahwa peringatan HLUN bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk penghormatan terhadap generasi yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa. Menurutnya, lansia memiliki pengalaman, kebijaksanaan, serta nilai-nilai kehidupan yang penting untuk diwariskan kepada generasi muda.

“Lansia bukan kelompok yang harus dipinggirkan. Mereka adalah aset bangsa yang memiliki pengalaman, kebijaksanaan, dan keteladanan. Ketika lansia sehat, aktif, dan sejahtera, maka keluarga akan semakin kuat dan Indonesia akan semakin maju,” ujar Nyimas Aliah.

Kemeriahan acara semakin terasa saat para peserta Sekolah Lansia Ratu Sinuhun menampilkan pertunjukan Line Dance bertema “Bergerak Penuh Ceria di Usia Senja”. Penampilan yang energik tersebut mendapat sambutan hangat dari peserta yang hadir. Bahkan Menteri Wihaji bersama jajaran kementerian turut bergabung menari bersama para lansia, menciptakan suasana akrab yang mencerminkan komitmen bersama dalam membangun lingkungan yang ramah dan inklusif bagi semua generasi.

Nyimas Aliah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengelola, pendamping, dan peserta didik Sekolah Lansia Ratu Sinuhun yang telah menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Ia berharap keberhasilan program tersebut dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan program pemberdayaan lansia. Menurutnya, pembangunan bangsa tidak hanya berfokus pada generasi muda, tetapi juga memastikan para lansia dapat menjalani kehidupan yang sehat, bahagia, produktif, dan bermartabat. Peringatan HLUN ke-30 pun menjadi pengingat bahwa lansia tetap merupakan pilar keluarga, penjaga nilai-nilai kehidupan, sekaligus kekuatan penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing. |Guffe*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.