SUKOHARJO, Radarjakarta.id – Seekor sapi kurban berbobot 1,13 ton milik peternak asal Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada Iduladha 2026. Sapi jenis Simental-Peranakan Ongole (PO) bernama Parikesit itu menjadi perhatian karena ukuran tubuhnya yang jumbo dan dinilai memenuhi standar hewan kurban presiden.
Parikesit merupakan milik peternak lokal, Kuncoro Budi Santoso, pemilik Mulyani Rejeki Farm. Sapi berusia empat tahun tersebut merupakan hasil inseminasi buatan Dinas Pertanian dan Peternakan Sukoharjo menggunakan pejantan jenis Simental.
Pemilihan sapi dilakukan melalui proses seleksi ketat oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo bersama Kementerian Pertanian. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik, kesehatan, bobot, hingga kelengkapan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Bagas Windaryatno, mengatakan sapi calon kurban presiden harus memiliki bobot minimal 900 kilogram. Dari hasil inventarisasi di sejumlah peternakan, Parikesit dinilai paling memenuhi kriteria dengan bobot mencapai lebih dari satu ton.
Kuncoro mengaku bangga karena ternaknya kembali dipercaya menjadi hewan kurban kepala negara. Sebelumnya, peternak asal Sukoharjo tersebut juga pernah memasok sapi kurban untuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Rencananya, sapi kurban Presiden Prabowo itu akan dikirim ke Masjid Darussalam di Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, untuk disembelih pada Hari Raya Iduladha 2026.|Suyatmi*











