Prabowo Tiba di India, Hadiri KTT BRICS ke-18 Bersama Putin dan Xi Jinping

banner 468x60

NEW DELHI, Radarjakarta.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Pangkalan Angkatan Udara India (AFS) Palam, New Delhi, India, pada Jumat malam, 11 September 2026 waktu setempat. Kedatangan tersebut dilakukan untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 yang berlangsung pada 12–13 September 2026 di Bharat Mandapam, Pragati Maidan, New Delhi.

Presiden Prabowo disambut oleh sejumlah pejabat Pemerintah India, termasuk Menteri Batu Bara dan Pertambangan India Satish Chandra Dubey. Prosesi penyambutan berlangsung di apron AFS Palam dengan pasukan jajar kehormatan berdiri di sisi karpet merah. Setelah berjabat tangan dan berbincang singkat, Prabowo kemudian meninggalkan lokasi menuju hotel tempatnya menginap.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kehadiran Prabowo menjadi penting karena Indonesia kini berstatus anggota penuh BRICS, setelah resmi bergabung pada 6 Januari 2025. Dalam forum tersebut, Indonesia bergabung dengan negara anggota BRICS lainnya, termasuk Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan, Mesir, Ethiopia, Iran, Uni Emirat Arab dan Arab Saudi.

KTT BRICS ke-18 juga mempertemukan sejumlah pemimpin dunia. Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping turut hadir dalam pertemuan yang digelar India sebagai tuan rumah sekaligus pemegang keketuaan BRICS 2026. Agenda tersebut berlangsung di tengah dinamika geopolitik global, termasuk konflik di Ukraina dan Timur Tengah serta pembahasan penguatan kerja sama ekonomi dan tata kelola global.

Dalam KTT tersebut, Indonesia diperkirakan membawa kepentingan untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan inklusi keuangan. Kementerian Luar Negeri RI sebelumnya menyatakan bahwa agenda ekonomi dan inklusi keuangan menjadi salah satu isu yang ingin didorong Indonesia melalui forum BRICS, sejalan dengan upaya memperluas jaringan kemitraan ekonomi dengan berbagai negara.

Sementara itu, India mengusung tema keketuaan BRICS 2026, yakni “Building for Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability.” Forum ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan, inovasi, kerja sama dan pembangunan berkelanjutan. Kehadiran lebih dari 20 pemimpin negara, pengamat dan pimpinan organisasi internasional menjadikan New Delhi sebagai pusat perhatian diplomasi global pada 12–13 September 2026.

Dengan kehadiran Presiden Prabowo sebagai kepala negara anggota penuh BRICS, Indonesia memiliki ruang strategis untuk memperkuat posisi dan kepentingannya di tengah perubahan tata ekonomi serta geopolitik dunia. Partisipasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari diplomasi Indonesia untuk memperluas kerja sama dengan negara-negara Global South dan mendorong manfaat konkret bagi kepentingan nasional.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.