PLN Mengajar Kenalkan Teknologi Sistem Kelistrikan kepada Siswa SMKN 1 Blora

PLN Mengajar Kenalkan Teknologi Sistem Kelistrikan kepada Siswa SMKN 1 Blora
PLN Mengajar Kenalkan Teknologi Sistem Kelistrikan kepada Siswa SMKN 1 Blora
banner 468x60

BLORA, Radarjakarta.id – PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali) melalui PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta (UP2B Jayeng dan DIY) menggelar program edukasi PLN Mengajar.

Kegiatan bertajuk outing class ini diikuti oleh 69 siswa kelas 10 dan 5 guru pendamping dari SMK Negeri 1 Blora. Agenda dilaksanakan untuk mengenalkan proses operasi sistem kelistrikan nasional.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Edukasi interaktif ini bertujuan menumbuhkan minat serta kepedulian generasi muda terhadap sektor ketenagalistrikan sejak dini. Para siswa berkesempatan mengunjungi objek vital nasional yang mengatur distribusi energi di wilayah Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta. Langkah ini diharapkan mampu memberikan gambaran nyata mengenai ekosistem kerja industri kelistrikan.

General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, menyambut positif kunjungan edukatif ini. Pihaknya berkomitmen membagikan pengalaman belajar praktis yang tidak didapatkan siswa di dalam kelas. Pengenalan lapangan secara langsung dinilai efektif membuka wawasan strategis para pelajar.

Menurut Munawwar, pemahaman komprehensif mengenai peran vital energi listrik sangat penting bagi calon tenaga kerja teknis. PLN ingin menginspirasi generasi muda agar siap berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur nasional di masa depan. Kesiapan kompetensi pemuda menjadi kunci utama menghadapi tantangan transformasi energi global.

Manager PLN UP2B Jateng dan DIY, Rachmat Hidayat, menjelaskan materi operasional yang disampaikan kepada seluruh peserta kunjungan. Para siswa diajarkan tentang mekanisme penyaluran daya dan cara menjaga kestabilan pasokan listrik massal. Penjelasan difokuskan pada pemanfaatan teknologi Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) di ruang kontrol.

Rachmat menambahkan bahwa sistem SCADA berfungsi memantau dan mengendalikan jaringan transmisi secara real-time. Penerapan inovasi digital ini sangat krusial untuk mempercepat proses deteksi serta penanganan gangguan di lapangan. Selain itu, pelajar juga dibekali materi keselamatan ketenagalistrikan mengenai bahaya arus listrik.

Kepala Jurusan Listrik SMK Negeri 1 Blora, Supriyanto, menyampaikan apresiasi mendalam atas kesempatan berharga yang diberikan PLN. Pengalaman kunjungan industri ini memberikan nilai tambah yang besar bagi kurikulum pembelajaran sekolah. Para siswa dapat menyaksikan sinkronisasi antara teori bangku sekolah dan dunia kerja nyata.

Supriyanto berharap jalinan kemitraan antara lembaga pendidikan vokasi dan PLN Group dapat terus terjaga. Kegiatan ini terbukti efektif memicu motivasi belajar siswa untuk mendalami profesi di sektor energi nasional. Pengetahuan praktis mengenai standar keselamatan kerja industri menjadi modal penting bagi lulusan.

Melalui program PLN Mengajar, perusahaan berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional yang adaptif. Berbagai program edukatif siap dihadirkan demi mencetak generasi muda yang kompeten dan inovatif. Sinergi berkelanjutan ini diharapkan mampu melahirkan kader terbaik penggerak kedaulatan energi Indonesia.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.