Melalui Gerakan Masyarakat Peduli Mangrove Badung, PLN Perkuat Upaya Pelestarian Lingkungan

Melalui Gerakan Masyarakat Peduli Mangrove Badung, PLN Perkuat Upaya Pelestarian Lingkungan
Melalui Gerakan Masyarakat Peduli Mangrove Badung, PLN Perkuat Upaya Pelestarian Lingkungan
banner 468x60

BALI, Radarjakarta.id – Pagi itu, angin laut berembus pelan di pesisir Badung. Satu per satu masyarakat, relawan, kelompok konservasi, dan insan PLN melangkah menuju area penanaman sambil membawa bibit mangrove di tangan mereka. Tidak sekadar menanam pohon, mereka datang membawa harapan yang sama: menjaga pesisir agar tetap lestari bagi anak cucu di masa depan.

Di tengah hamparan lumpur pesisir yang akan menjadi rumah baru bagi ribuan bibit mangrove, semangat gotong royong terasa begitu kuat. Setiap lubang yang digali dan setiap bibit yang ditanam menjadi simbol kepedulian bersama terhadap lingkungan yang selama ini menghadapi berbagai tantangan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Melalui Program TJSL PLN bertajuk “Gerakan Masyarakat Peduli Mangrove Badung”, PLN bersama masyarakat dan kelompok konservasi setempat berkolaborasi melakukan aksi nyata pelestarian lingkungan. Kegiatan ini diwujudkan melalui penanaman mangrove, edukasi lingkungan, serta penyediaan sarana pendukung kebersihan kawasan pesisir.

Sebanyak 6000 bibit mangrove ditanam pada area seluas 663 meter persegi, dengan melibatkan lebih dari 50 peserta yang terdiri dari masyarakat, kelompok konservasi, dan perwakilan PLN. Selain itu, PLN juga memberikan bantuan berupa penjepit sampah dan bak sampah untuk mendukung upaya menjaga kebersihan kawasan mangrove secara berkelanjutan.

General Manager PLN UIP2B Jawa, Madura, dan Bali, Munawwar Furqan menyampaikan bahwa program ini bukan hanya tentang penghijauan, melainkan tentang membangun kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga alam.

“Keberlanjutan tidak dapat diwujudkan sendiri, dibutuhkan kolaborasi antara perusahaan, komunitas, dan masyarakat untuk menjaga lingkungan yang menjadi penopang kehidupan bersama. Melalui program ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga oleh generasi yang akan datang,” ujar Munawwar.

Pandangan tersebut sejalan dengan apa yang dirasakan oleh I Nyoman Ridet Artikanaya, Ketua Kelompok Konservasi Hutan Mangrove “Balaram Mangroveheroes”. Baginya, upaya pelestarian mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan lingkungan dan masyarakat pesisir.

Sebelum program dilaksanakan, kawasan mangrove di lokasi kegiatan menghadapi sejumlah tantangan. Abrasi laut terus mengikis wilayah pesisir, sementara pemahaman sebagian masyarakat mengenai pentingnya ekosistem mangrove masih perlu ditingkatkan. Di beberapa titik juga ditemukan sampah yang berpotensi mengganggu pertumbuhan mangrove dan keseimbangan lingkungan sekitar.

Melalui Program TJSL PLN bertajuk “Gerakan Masyarakat Peduli Mangrove Badung”, PLN bersama masyarakat dan kelompok konservasi setempat berkolaborasi melakukan aksi nyata pelestarian lingkungan. Kegiatan ini diwujudkan melalui penanaman mangrove, edukasi lingkungan, serta penyediaan sarana pendukung kebersihan kawasan pesisir.

Selain penanaman mangrove, PLN juga memberikan bantuan berupa penjepit sampah dan bak sampah untuk mendukung upaya menjaga kebersihan kawasan mangrove secara berkelanjutan. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat peran masyarakat dalam menjaga kawasan pesisir agar tetap bersih dan sehat.

Menurut Nyoman Ridet, keterlibatan berbagai pihak dalam program ini menjadi modal penting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

“Mangrove memiliki peran yang sangat penting sebagai pelindung alami pantai dari abrasi sekaligus habitat bagi berbagai biota. Melalui program ini, kami melihat tumbuhnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Harapan kami, semangat menjaga mangrove tidak berhenti pada kegiatan penanaman saja, tetapi menjadi gerakan bersama yang terus berlanjut demi keberlanjutan pesisir Badung,” ujar Nyoman Ridet.

Para peserta yang hadir tidak hanya melakukan penanaman bibit mangrove, tetapi juga memperoleh pemahaman mengenai manfaat ekologis mangrove dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, menyerap karbon, dan mendukung kehidupan masyarakat sekitar.

Dampak positif mulai terlihat dari meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kawasan pesisir serta semakin kuatnya kolaborasi antara komunitas, masyarakat, dan perusahaan dalam upaya pelestarian lingkungan. Program ini menjadi langkah awal untuk merehabilitasi area pesisir sekaligus membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.

Pada akhirnya, kegiatan ini bukan hanya tentang ribuan bibit yang tertanam di tanah pesisir Badung. Lebih dari itu, kegiatan ini menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan tanggung jawab untuk menjaga alam.

Melalui sinergi antara PLN, kelompok konservasi, dan masyarakat, setiap bibit mangrove yang ditanam hari ini menjadi simbol harapan akan pesisir yang lebih hijau, lebih bersih, dan lebih tangguh menghadapi tantangan lingkungan di masa depan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.