JAKARTA BARAT, Radarjakarta.id – Kawasan Pasar Pagi Jalan Petokangan dan Petak Baru, RT 08 RW 01 Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (29/4), mendadak menjadi pusat operasi penertiban skala besar. Petugas gabungan Kecamatan Tambora turun langsung menata kawasan yang selama ini padat aktivitas pedagang kaki lima (PKL) dan penggunaan trotoar.
Sebelum aksi dimulai, digelar apel kesiapan program “Tampan” (Tambora Tertib Terpadu Aman dan Nyaman) yang dipimpin Camat Tambora Pangestu Aji Swandanu, didampingi Lurah Roa Malaka Wendi Irmansyah serta unsur Satpel UKPD dan elemen masyarakat. Total sekitar 210 personel dikerahkan dalam operasi tersebut.
Camat Tambora, Pangestu Aji Swandanu menegaskan bahwa penertiban ini bukan sekadar penindakan, tetapi juga edukasi dan pencegahan berbagai potensi masalah lingkungan. Fokus utama meliputi penataan trotoar, ketertiban PKL, kebersihan saluran air, penerangan jalan, pengelolaan sampah, hingga mitigasi risiko kebakaran.
“Semua kita tertibkan agar kawasan pasar lebih aman, nyaman, dan tidak mengganggu pejalan kaki maupun aktivitas masyarakat. Ini juga bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan sehat,” ujarnya.
Lurah Roa Malaka, Wendi Irmansyah menambahkan bahwa kegiatan ini juga diikuti pembersihan saluran air oleh PPSU guna mengantisipasi genangan saat musim hujan, khususnya di wilayah RW 01 dan RW 02.
Sementara itu, perwakilan pedagang Pasar Pagi Roa Malaka, Nursin, menyampaikan bahwa para pedagang pada dasarnya menerima dan mengikuti penertiban yang dilakukan petugas. Ia berharap penataan ini tetap memberi ruang bagi aktivitas ekonomi warga agar tetap berjalan tertib dan lancar.|zdn*











