DEPOK, Radarjakarta.id – Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Depok memberikan kesempatan kepada sanggar-sanggar untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan pemerintah.
Kepala Disporyata Kota Depok, Eko Herwiyanto mengatakan itu saat membuka kegiatan pelatihan Program Pendidikan dan Pelatihan kepada 113 siswa Ayodya Pala, Calon Pelatih dan Pelaku Seni Ayodya Pala (AP One) Angkatan ke-5 di Kawasan Balai Kota Jalan Margonda, Kecamatan Pancoran Mas.
Dia menambahkan, kesempatan tersebut diberikan secara bergilir agar sanggar seni dapat menampilkan karya mereka dalam berbagai event pemerintah.
Tentu saja selama ini Disporyata memberikan kesempatan yang sama pada sanggar-sanggar yang ada di Depok, terutama dalam mengisi acara-acara yang kami selenggarakan.
“Kami berikan secara bergilir kepada sanggar-sanggar yang ada di Kota Depok untuk menampilkan karya-karya mereka dalam event-event, terutama yang diselenggarakan oleh pemerintah,” jelasnya.
Menurutnya, pola tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah membuka ruang bagi sanggar-sanggar lokal untuk memperkenalkan dan mengembangkan karya seni kepada masyarakat.
“Paling aktual adalah di Lebaran Depok. Kami membuat jadwal yang insyaallah bisa mengakomodir banyak sanggar-sanggar yang ada di Kota Depok untuk menampilkan karya-karya mereka,” katanya.
Disporyata Kota Depok mendukung upaya regenerasi pelatih sanggar seni melalui pelatihan calon pelatih tari yang digelar Sanggar Ayodya Pala.
Eko Herwiyanto, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang diikuti 113 peserta tersebut.
Menurutnya, pelatihan menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) sekaligus menjaga keberlangsungan sanggar seni di Kota Depok.
“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kegiatan pelatihan calon pelatih tari yang dilakukan oleh Ayodya Pala. Ini merupakan bentuk manajemen sanggar yang cukup bagus, salah satunya dengan mempersiapkan regenerasi para pelatih di kemudian hari,” katanya
Menurut Eko, regenerasi pelatih penting untuk menjaga keberlangsungan sanggar serta meningkatkan kualitas karya dan penampilan seni yang dihasilkan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi sanggar-sanggar lain di Kota Depok dalam menerapkan pengelolaan yang lebih modern, khususnya dalam penyiapan SDM dan peningkatan kualitas karya.
“Mudah-mudahan ini juga menjadi inspirasi untuk sanggar-sanggar yang lain di Kota Depok, terutama dalam rangka pengelolaan sanggar yang modern,” ujarnya.











