JAKARTA, Radarjakarta.id – Setelah delapan tahun terpisah oleh kesibukan tugas di berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, Alumni Diklat Pimpinan Tingkat II (Diklat PIM II) Angkatan I Tahun 2018 akhirnya kembali dipertemukan dalam suasana hangat penuh kebersamaan.
Mengusung semangat “New Milestone”, reuni perdana ini menjadi momentum penting mempererat kembali silaturahmi, memperkuat komunikasi, sekaligus membangun jejaring strategis antaralumni lintas instansi.
Kegiatan Temu Kangen Alumni Diklat PIM II Angkatan I Tahun 2018 yang tergabung dalam grup WhatsApp “New Milestone” digelar pada Sabtu, 23 Mei 2026, di Parampa Resto and Bar, Jalan Mahakam No. 2, Jakarta Selatan. Acara berlangsung meriah, penuh keakraban, dan sarat nuansa kekeluargaan.
Dari total 35 alumni yang terdaftar, sebanyak 19 orang alumni hadir dalam reuni tersebut
Para peserta tampil santai dengan nuansa busana atasan putih dan bawahan jeans, menciptakan suasana yang cair namun tetap kompak.
Sejak awal acara, suasana hangat langsung terasa melalui makan siang bersama yang menjadi ajang melepas rindu, berbagi cerita, hingga mengenang masa-masa mengikuti Diklat PIM II pada tahun 2018 lalu.
Tawa, obrolan santai, hingga sesi foto bersama semakin mempererat hubungan antarpeserta yang telah lama tidak bertemu secara langsung.
Dalam sambutannya, sejumlah alumni menyampaikan harapan agar hubungan yang telah terjalin sejak masa pendidikan kepemimpinan tetap terpelihara dan terus berkembang menjadi jejaring yang bermanfaat, baik secara profesional maupun personal.
Salah satu agenda penting dalam reuni tersebut adalah pemilihan kepengurusan Alumni “New Milestone”. Melalui musyawarah dan kesepakatan bersama, terpilih susunan pengurus baru yakni Bapak Mangasi Situmeang sebagai Ketua, Ibu Nyimas Aliah sebagai Wakil Ketua, Bapak Mohammad Ridwan sebagai Sekretaris, serta Bapak.Adi Wahyono sebagai Bendahara.
Terbentuknya kepengurusan baru ini diharapkan mampu menghidupkan kembali komunikasi antaranggota, memperkuat kelembagaan alumni, serta menyusun program-program pertemuan yang lebih rutin dan terarah di masa mendatang.
Suasana reuni semakin semarak dengan adanya lomba sambung lagu yang menjadi salah satu sesi paling mencairkan suasana. Para alumni tampak antusias mengikuti permainan secara spontan dan penuh tawa. Panitia juga menyiapkan hadiah sebagai bentuk apresiasi sekaligus menambah semangat kebersamaan.
Tidak hanya menjadi ajang nostalgia, reuni ini juga melahirkan komitmen bersama. Para alumni sepakat bahwa sisa dana sumbangan kegiatan akan dijadikan kas organisasi untuk mendukung agenda pertemuan berikutnya dan dikelola secara transparan.
Salah seorang alumni yang akrab disapa Bapak Ucu menjelaskan bahwa Diklat PIM II merupakan pendidikan kepemimpinan bagi pejabat pemerintahan yang dipersiapkan untuk menduduki posisi strategis di lingkungan birokrasi.
Menurutnya, Alumni Diklat PIM II Angkatan I Tahun 2018 memiliki latar belakang yang sangat beragam karena berasal dari lintas kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah.
“New Milestone adalah istilah yang sangat populer saat kami mengikuti diklat dahulu. Maknanya adalah tonggak baru atau pencapaian penting dalam perjalanan hidup dan karier,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa reuni tahun 2026 ini merupakan reuni besar pertama sejak pelaksanaan diklat pada tahun 2018. Selama ini komunikasi memang tetap berjalan melalui grup WhatsApp, namun pertemuan besar secara langsung baru dapat terlaksana kembali tahun ini.
“Selama ini hanya ada pertemuan-pertemuan kecil. Baru sekarang kita benar-benar berkumpul lagi dalam jumlah cukup banyak untuk mempererat silaturahmi,” katanya.
Bapak Ucu menambahkan, banyak alumni saat ini telah menempati posisi strategis di berbagai instansi, mulai dari pejabat eselon I, eselon II, hingga pimpinan daerah. Karena itu, jejaring “New Milestone” dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung sinergi lintas sektor demi kepentingan pembangunan nasional.
Ketua terpilih Bapak Mangasi Situmeang atau yang akrab disapa Bapak Coki menegaskan bahwa kepengurusan baru akan mengedepankan semangat kebersamaan dan keterbukaan.
“Dari Kita, Oleh Kita, Untuk Kita. All for One, One for All. Transparan, akuntabel, dan partisipatif,” ujar Bapak Coki saat dijumpai
media Radarjakarta.id.
Sementara itu, Ibu Nyimas Aliah mengaku bahagia karena akhirnya dapat kembali berkumpul bersama seluruh alumni setelah delapan tahun berlalu.
“Hari ini kita sangat bahagia. Setelah sekian lama terpisah, akhirnya kita bisa berkumpul lagi dan rasanya tetap seperti keluarga,” ungkap Ibu Nyimas Aliah.
Ia berharap organisasi “New Milestone” dapat menjadi wadah yang terus menyatukan, menguatkan, dan menjaga solidaritas antaranggota dalam suka maupun duka.
Menurut Ibu Nyimas Aliah, kepemimpinan Mangasi Situmeang diyakini mampu membawa organisasi alumni menjadi lebih aktif, solid, dan profesional karena telah mendapatkan kepercayaan penuh dari para anggota.
Reuni Alumni Diklat PIM II Angkatan I Tahun 2018 “New Milestone” ini pun ditutup dengan sesi foto bersama dan hiburan musik dari para alumni yang tampil bergantian menyumbangkan lagu. Suasana penuh tawa dan kebersamaan menjadi penutup manis dari reuni yang sarat makna tersebut.
Dengan semangat “Sehat, Berkah, Bahagia”, reuni ini menjadi tonggak baru bagi Alumni “New Milestone” untuk terus menjaga silaturahmi, memperkuat komunikasi lintas instansi, dan membangun kolaborasi demi mendukung kemajuan bangsa di masa mendatang. | Guffe*











