KOTA TANGERANG, Radarjakarta.id – Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027 setelah berakhirnya masa libur sekolah, para siswa kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar. Bagi peserta didik baru, hari pertama sekolah diawali dengan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), termasuk di SMP Negeri 26 Kota Tangerang.
Sebanyak 306 siswa baru mengikuti rangkaian MPLS yang digelar pada Senin (13/7/2026). Berbeda dari pelaksanaan pada umumnya, pihak sekolah juga mengundang para orang tua siswa untuk hadir sebagai bentuk penguatan sinergi antara keluarga dan sekolah dalam mendampingi proses pendidikan anak.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh siswa baru, orang tua, serta dewan guru mengikuti apel pembukaan di lapangan sekolah. Kepala SMPN 26 Kota Tangerang, Dudung, menegaskan bahwa pendidikan karakter tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan dan kerja sama yang erat antara guru dan orang tua.
“Kami mengajak seluruh orang tua untuk bersama-sama membentuk karakter dan akhlak yang baik kepada putra-putrinya, baik saat berada di sekolah maupun di rumah. Anak-anak juga harus membiasakan diri menggunakan bahasa yang santun kepada orang tua, guru, teman, dan masyarakat,” ujar Dudung dalam sambutannya.
Selain menanamkan nilai kesopanan, Dudung mengajak seluruh siswa menjadikan sekolah sebagai rumah kedua. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, merawat fasilitas sekolah, serta mematuhi seluruh tata tertib yang berlaku sebagai bagian dari pembentukan disiplin dan tanggung jawab.
Kepala sekolah juga menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Ia memastikan sekolah tidak akan mentoleransi pelanggaran berat seperti membawa senjata tajam, penyalahgunaan narkoba, maupun tindakan perundungan (bullying).
“Saya akan memberikan peringatan bahkan bertindak tegas kepada siapa pun yang melanggar aturan sekolah, terutama yang berkaitan dengan senjata tajam, narkoba, dan perundungan,” tegasnya.
Upaya pembinaan karakter yang diterapkan SMPN 26 Kota Tangerang terlihat dari keseharian para siswa. Mulai dari penyambutan di gerbang sekolah, cara menyapa tamu, hingga etika saat berinteraksi, para siswa menunjukkan sikap sopan dan santun yang menjadi budaya sekolah. Kehadiran para orang tua dalam pembukaan MPLS pun mendapat sambutan positif. Mereka mengapresiasi komitmen pihak sekolah dalam membangun karakter peserta didik serta menyatakan siap mendukung program pendidikan yang dijalankan demi menciptakan generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, dan berdisiplin.|UCHA*











