Lengkapi dengan Bantuan Kebutuhan Pokok
Kegiatan di Joglo Baru juga diisi dengan pembagian bantuan kebutuhan pokok. Kuda Biru Project memberikan beras, mi instan, dan gula pasir kepada 50 keluarga prasejahtera di sekitar lokasi.
Merry mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat dalam dua sisi: membantu kebutuhan warga saat ini sekaligus menghadirkan fasilitas yang dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Bantuan kebutuhan pokok membantu kebutuhan hari ini. Sementara melalui PELITA, kami berharap ada manfaat yang dapat terus dirasakan setiap hari. Semoga satu titik terang ini juga menjadi simbol bahwa selalu ada kepedulian dan harapan yang bisa kita hadirkan bersama,” kata Merry.
Sebelumnya, PELITA telah diresmikan di Masjid Jami At-Taqwa, Jakarta Timur, Selasa (18/8/2026). Rangkaian kegiatan tersebut juga dimanfaatkan Merry Riana dan Kuda Biru Project untuk berdialog dengan masyarakat dan mendengarkan aspirasi warga.
Kuda Biru Project merupakan gerakan kemanusiaan yang diinisiasi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Gerakan tersebut berawal dari lukisan karya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dilelang, kemudian hasilnya diwujudkan dalam berbagai kegiatan sosial.
Melalui semangat Hadir, Peduli, dan Berbagi, Merry Riana bersama Kuda Biru Project berupaya menghadirkan aksi sosial yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. PELITA menjadi salah satu wujudnya, dengan menghadirkan penerangan sekaligus harapan bagi warga yang selama ini membutuhkan lingkungan yang lebih terang dan nyaman.











