Ilustrasi
KAB LANGKAT, Radarjakarta.id — Warga di sekitar aliran Sungai Bingei, Desa Namu Ukur Utara, Kecamatan Sei Bingai, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat manusia dalam kondisi mengenaskan pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Jasad ditemukan tanpa kepala dan tangan serta telah mengalami pembusukan berat.
Kapolsek Sei Bingai, AKP Endramawan Sitepu, mengatakan penemuan mayat bermula ketika warga mencium bau busuk menyengat dari area aliran sungai. Setelah dilakukan pengecekan bersama aparat kepolisian, ditemukan jasad manusia tanpa identitas di lokasi tersebut.
“Korban ditemukan tanpa pakaian, sementara bagian kepala dan kedua tangan sudah tidak ada,” ujar AKP Endramawan kepada wartawan.
Polisi menyebut kondisi tubuh korban sudah rusak parah. Sebagian besar jasad tinggal tulang dengan sedikit jaringan daging yang masih menempel, sehingga identitas maupun jenis kelamin korban belum dapat dipastikan.
Usai dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk menjalani autopsi dan pemeriksaan forensik. Langkah tersebut dilakukan guna mengungkap identitas korban sekaligus memastikan penyebab kematiannya.
Hingga kini, kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut. Aparat juga telah menyebarkan informasi ke sejumlah desa di sepanjang aliran Sungai Bingei untuk mencari kemungkinan adanya laporan warga yang kehilangan anggota keluarga.|Al Pane*











