JAKARTA, Radarjakarta.id – Dunia hiburan Tanah Air kembali diguncang polemik. Lagu dangdut “Gapapa” milik penyanyi senior Anisa Bahar menjadi sorotan setelah dibawakan ulang oleh pedangdut Icha Chellow dan Mala Agatha dengan perubahan lirik yang dinilai mengandung unsur vulgar dan bermuatan seksual.
Perubahan lirik tersebut membuat Anisa Bahar geram. Ia menilai karya musiknya telah dipelintir menjadi konten yang tidak sesuai dengan nilai kepatutan dan berpotensi memberikan dampak negatif bagi masyarakat, terutama generasi muda.
Anisa sebelumnya telah memberikan somasi kepada pihak terkait agar memberikan klarifikasi dan menunjukkan iktikad baik. Namun, setelah batas waktu somasi tidak mendapat respons, persoalan tersebut akhirnya berlanjut ke ranah hukum.
Laporan dugaan terkait konten bermuatan tidak pantas itu kemudian resmi dilayangkan melalui pihak pelapor yang menilai video cover tersebut telah menimbulkan keresahan publik. Kasus ini pun kini menjadi perhatian luas karena menyangkut persoalan etika dalam penggunaan karya musik dan kebebasan berekspresi di ruang digital.
Anisa Bahar menegaskan langkah hukum yang ditempuh bukan semata persoalan pribadi, melainkan bentuk perlindungan terhadap karya cipta serta upaya memberikan pembelajaran agar konten hiburan tidak mengabaikan norma masyarakat.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Icha Chellow dan Mala Agatha belum memberikan penjelasan resmi terkait polemik perubahan lirik lagu “Gapapa” tersebut. Publik kini menunggu perkembangan proses hukum yang tengah berjalan.











