BEKASI, RadarJakarta.id – Tawa riang puluhan anak yatim mewarnai kawasan PT Indofood Sukses Makmur Tbk hingga AEON Mall Deltamas, Kabupaten Bekasi, Sabtu (11/7/2026). Melalui program Senyum Jayakarta edisi kedua, Kodam Jaya kembali menghadirkan pengalaman belajar di luar ruang kelas bagi anak-anak sebagai bagian dari implementasi program Jaga Jayakarta yang digagas Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi.
Sebanyak 20 anak dari Rumah Harapan dan Taman Qurani Cikarang serta Panti Asuhan Dulur Salembur, Lemah Abang, diajak mengenal dunia industri, menikmati wahana edukatif, hingga menerima santunan dan perlengkapan sekolah.
Program ini menjadi bukti bahwa kepedulian TNI kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pengamanan wilayah, tetapi juga lewat upaya membangun optimisme dan masa depan generasi muda.
Di PT Indofood Sukses Makmur Tbk, anak-anak diperkenalkan dengan proses produksi makanan menggunakan teknologi modern. Mereka menyaksikan secara langsung bagaimana produk yang selama ini dikonsumsi sehari-hari diproduksi dengan standar kualitas yang tinggi.
Kegiatan kemudian berlanjut di AEON Mall Deltamas. Selain menikmati makan siang bersama, para peserta merasakan pengalaman bermain gokart yang melatih keberanian, fokus, disiplin, serta sportivitas. Momen kebersamaan antara anak-anak dan prajurit Kodam Jaya pun berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.
Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi mengatakan, Jaga Jayakarta bukan sekadar program sosial, melainkan gerakan membangun kepedulian bersama terhadap masa depan masyarakat.
“Menjaga Jakarta bukan hanya menjaga keamanan wilayah. Kita juga harus menjaga harapan anak-anak, membuka wawasan mereka, serta memberikan pengalaman yang dapat memotivasi mereka untuk terus belajar dan bercita-cita tinggi,” ujar Pangdam Jaya.
Ia menjelaskan, setiap kegiatan Senyum Jayakarta selalu melibatkan peserta dalam jumlah terbatas agar tercipta interaksi yang lebih dekat antara anak-anak dan para prajurit yang mendampingi mereka sepanjang kegiatan.
“Kami ingin mereka merasakan perhatian, kasih sayang, dan kebersamaan. Mudah-mudahan pengalaman sederhana ini menjadi kenangan yang terus mereka ingat hingga dewasa,” katanya.
Menurut Pangdam, rangkaian kegiatan Jaga Jayakarta akan terus dikembangkan dengan tema-tema edukatif yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Senyum Jayakarta akan terus berlanjut. Ke depan kami ingin mengajak anak-anak mengenal isu lingkungan, pengelolaan sampah, penghijauan, dan berbagai hal positif lainnya. Kami ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap sesama dan lingkungannya,” tuturnya.
Sebelumnya, program Jaga Jayakarta telah menghadirkan beragam kegiatan edukatif, mulai dari kunjungan ke Museum Nasional, pelatihan First Aid Squad, tur kebangsaan lintas rumah ibadah dalam rangka Hari Lahir Pancasila, hingga Senyum Jayakarta edisi pertama yang mengajak anak-anak menjelajahi Monas, Planetarium, MRT Jakarta, dan Sarinah.
Sebagai penutup kegiatan, Kodam Jaya menyerahkan santunan serta perlengkapan sekolah kepada seluruh peserta. Bantuan tersebut menjadi simbol dukungan agar mereka terus semangat belajar dan berani bermimpi meraih masa depan yang lebih baik.
Melalui semangat “Kita Saling Jaga!”, Kodam Jaya ingin menegaskan bahwa menjaga ibu kota tidak hanya dilakukan dengan memperkuat keamanan, tetapi juga dengan menumbuhkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki harapan besar untuk masa depan Indonesia.











