KPK Temukan S$8.500 di Ruang Kepala Kanim Jaksel, Pengusutan Kasus Silmy Karim Makin Meluas

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai 8.500 dolar Singapura (S$8.500) dari ruangan Kepala Kantor Imigrasi (Kanim) Jakarta Selatan saat melakukan penggeledahan terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat mantan Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim. Selain uang tunai, penyidik juga mengamankan sejumlah dokumen yang dinilai memiliki keterkaitan dengan perkara yang sedang didalami.

Penggeledahan dilakukan di dua kantor imigrasi sebagai bagian dari upaya KPK menelusuri aliran dana, dokumen administrasi, serta barang bukti lain yang diduga berkaitan dengan perkara. Dari hasil penggeledahan di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, penyidik menemukan uang tunai dalam mata uang asing sebesar S$8.500 di ruangan Kepala Kantor Imigrasi, sementara berbagai dokumen turut disita untuk dianalisis lebih lanjut.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Juru Bicara KPK menjelaskan, seluruh barang yang diamankan akan didalami guna mengetahui keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana korupsi yang tengah disidik. KPK menegaskan bahwa penyitaan uang tersebut belum serta-merta menjadi bukti adanya tindak pidana, namun merupakan bagian dari proses pembuktian yang akan diuji melalui penyidikan.

Kasus yang menjerat Silmy Karim kini memasuki tahap pendalaman dengan fokus pada penelusuran barang bukti, aliran dana, serta pihak-pihak yang diduga mengetahui atau terlibat dalam perkara tersebut. Penyidik juga membuka kemungkinan memanggil sejumlah saksi tambahan apabila hasil pemeriksaan dokumen dan barang sitaan mengarah pada fakta hukum baru.

KPK menegaskan komitmennya untuk mengusut perkara secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum. Lembaga antirasuah itu juga mengingatkan seluruh pihak agar kooperatif selama proses penyidikan berlangsung serta tidak menghilangkan ataupun menyembunyikan barang bukti yang diperlukan dalam proses penegakan hukum.

Penggeledahan dan penyitaan di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Selatan menjadi perhatian publik karena menunjukkan langkah aktif KPK dalam memperkuat pembuktian perkara. Perkembangan penyidikan, termasuk hasil analisis terhadap uang tunai dan dokumen yang telah disita, akan menjadi salah satu penentu arah pengusutan kasus yang kini menjadi sorotan nasional.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.