Soroti Polemik Absennya Jokowi
Selain menanggapi isu yang menyeret Dasco, Willem juga menyoroti polemik ketidakhadiran Jokowi dalam peringatan Hari Lahir Pancasila yang memunculkan berbagai spekulasi politik.
Sebagai relawan yang tetap menghormati Jokowi, ia menilai persoalan tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. Willem mengacu pada penjelasan pihak Sekretariat Jokowi yang menyebut undangan acara tersebut tidak diterima oleh mantan presiden tersebut.
“Bisa saja terjadi persoalan administratif dalam distribusi undangan. Tidak semua hal harus ditarik ke ranah konflik politik,” katanya.
Ia juga menolak spekulasi yang mengaitkan absennya Jokowi dengan kehadiran Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam acara yang sama. Menurutnya, banyak tokoh nasional yang tidak hadir karena agenda masing-masing sehingga tidak tepat jika ketidakhadiran seseorang langsung dikaitkan dengan ketegangan politik.
Tokoh Bangsa Harus Menjadi Simbol Persatuan
Lebih lanjut, Frans menegaskan bahwa hubungan baik antara Jokowi, Prabowo Subianto, Megawati Soekarnoputri, dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan modal penting untuk menjaga persatuan nasional.
Ia berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang berupaya membenturkan para tokoh bangsa demi kepentingan tertentu.
“Kedekatan para pemimpin bangsa harus menjadi contoh bahwa perbedaan politik tidak harus berujung pada perpecahan. Bangsa ini membutuhkan persatuan untuk menghadapi tantangan pembangunan ke depan,” ujarnya.
Menurut Frans, meski masih ada pihak-pihak yang terus melontarkan kritik atau serangan terhadap Jokowi, mantan presiden tersebut memilih untuk tidak memberikan respons berlebihan.
BARA JP Tegaskan Dukungan kepada Jokowi dan Pemerintahan Prabowo-Gibran
Menutup pernyataannya, Frans memastikan BARA JP tetap berada dalam garis dukungan yang selama ini ditunjukkan Jokowi. Ia mengatakan seluruh kader di daerah telah diinstruksikan untuk tetap tenang, tidak terpengaruh provokasi, dan fokus mendukung stabilitas nasional.
“Kami belajar dari Pak Jokowi. Sikap kami jelas, tetap tenang, mengamati situasi, dan mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. Posisi BARA JP tetap bersama Pak Jokowi dan bersama pemerintahan Prabowo-Gibran,” pungkasnya.











