Kecelakaan Maut Tol Terpeka Lampung, 6 Orang Sekeluarga Tewas

banner 468x60

LAMPUNG, Radarjakarta.id – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka), tepatnya di KM 198+100 jalur A, wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, Minggu (25/10/2026) sekitar pukul 13.34 WIB. Insiden yang melibatkan Toyota Avanza dan truk Fuso Isuzu Giga itu menewaskan enam orang dan menyebabkan tiga orang lainnya mengalami luka berat.

Berdasarkan informasi yang disampaikan kepolisian dan diberitakan sejumlah media, Toyota Avanza bernomor polisi Z 1473 AG bertabrakan dengan truk bernomor polisi BE 9925 BU. Seluruh korban berada di dalam mobil Avanza dan diketahui berasal dari satu keluarga. Salah satu korban meninggal dunia merupakan anggota Polri yang bertugas di Polres Tulang Bawang.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menjelaskan bahwa dugaan awal kecelakaan berkaitan dengan kondisi pengemudi Avanza yang mengantuk. Mobil tersebut diduga kehilangan kendali, bergerak ke kiri, menyerempet pagar pembatas jalan atau guardrail, kemudian menghantam bagian belakang truk yang berada di bahu luar jalan tol.

Saat kejadian, truk Isuzu Giga tersebut dilaporkan sedang berhenti karena pengemudinya memeriksa baut roda belakang sebelah kiri yang patah. Benturan keras mengakibatkan bagian depan Avanza ringsek parah. Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih perlu dipastikan melalui penyelidikan petugas.

Kapolres Tulang Bawang Barat, AKBP Himmawan Setiawan, membenarkan adanya enam korban meninggal dunia dan tiga korban luka berat. Petugas mengevakuasi para korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Sejumlah laporan menyebutkan korban luka dirujuk ke RS Mutiara Bunda dan RS Griya Medika di wilayah Unit 2.

Kecelakaan tersebut menjadi perhatian karena jumlah korban yang besar dan seluruhnya berasal dari satu kendaraan. Kepolisian masih mendalami rangkaian kejadian untuk memastikan faktor penyebab serta mengungkap secara utuh kondisi sebelum tabrakan terjadi. Dugaan pengemudi mengantuk merupakan keterangan awal, bukan kesimpulan akhir penyelidikan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengguna jalan tol agar memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum berkendara. Pengemudi yang mengantuk sebaiknya berhenti di tempat istirahat resmi dan melanjutkan perjalanan setelah cukup beristirahat. Informasi perkembangan penyelidikan tetap perlu merujuk pada keterangan resmi kepolisian.|Kamek*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.