Karya WBP Kalteng Tampil di WCPP 2026, Anyaman Rotan hingga Getah Nyatu Jadi Sorotan

Karya WBP Kalteng Tampil di WCPP 2026, Anyaman Rotan hingga Getah Nyatu Jadi Sorotan
Karya WBP Kalteng Tampil di WCPP 2026, Anyaman Rotan hingga Getah Nyatu Jadi Sorotan
banner 468x60

BALI, Radarjakarta.id – Karya kreatif warga binaan pemasyarakatan (WBP) dari Kalimantan Tengah turut meramaikan Pameran Hasil Karya WBP dalam rangkaian World Congress on Probation and Parole (WCPP) ke-7 yang digelar di The Westin Resort Nusa Dua, Rabu (15/4/2026).

Pameran ini menampilkan beragam produk unggulan hasil karya warga binaan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) di seluruh Indonesia. Selain menjadi ajang promosi, kegiatan ini juga mencerminkan keberhasilan program pembinaan kemandirian di lingkungan pemasyarakatan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dari Kalimantan Tengah, karya yang dipamerkan berasal dari Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan dan Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya. Beragam produk ditampilkan, mulai dari tas anyaman rotan, gantungan kunci, hingga miniatur khas daerah berbahan getah nyatu.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas partisipasi aktif jajaran pemasyarakatan dalam mempromosikan karya warga binaan hingga ke tingkat internasional.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa warga binaan mampu berkarya dan menghasilkan produk bernilai ekonomis serta memiliki daya saing,” ujarnya.

Ia menegaskan, produk yang dipamerkan bukan sekadar kerajinan, melainkan cerminan dari proses pembinaan berkelanjutan di dalam Lapas dan Rutan.

“Melalui pameran ini, kami ingin mengubah stigma masyarakat terhadap warga binaan. Mereka memiliki potensi besar yang terus dibina agar siap kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang bermanfaat,” lanjutnya.

Partisipasi Kalimantan Tengah dalam ajang ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan program pembinaan kemandirian, khususnya pengembangan keterampilan berbasis kearifan lokal seperti kerajinan rotan dan olahan getah nyatu, sekaligus memperkenalkannya ke kancah internasional.

Menurut I Putu Murdiana, produk-produk tersebut memiliki ciri khas dan nilai budaya tinggi, sehingga berpotensi menembus pasar yang lebih luas, baik nasional maupun global.

“Melalui pameran WCPP ke-7 ini, diharapkan hasil pembinaan kemandirian terus berkembang dan memberi dampak positif, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi masyarakat serta citra pemasyarakatan Indonesia di mata dunia,” pungkasnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.