Kapolda Riau Dorong Green Policing, Tekankan Pencegahan Karhutla Berbasis Data

banner 468x60

PEKANBARU, Radarjakarta.id — Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mendorong penguatan edukasi lingkungan dan pemanfaatan data sebagai bagian dari strategi menjaga keamanan ekologis. Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber Kuliah Umum Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) di Hall dr. Zainal Abidin, MPH, Kampus 2 Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Senin (14/9/2026).

Kuliah umum yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB tersebut mengusung tema “Sinergi Hukum, Teknologi Informasi dan Kesehatan dalam Pemanfaatan Data di Era Digital untuk Mewujudkan Masyarakat Sehat dan Berdampak.” Kegiatan diikuti ratusan mahasiswa dan sivitas akademika UHTP secara luring dan daring.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam paparannya, Herry menyoroti persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menurutnya tidak dapat ditangani hanya dengan mengandalkan kemampuan pemadaman. Tantangan utama justru bagaimana mengidentifikasi dan membaca potensi risiko sebelum kebakaran berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Karena itu, Polda Riau mengembangkan pendekatan Green Policing yang memadukan penegakan hukum, pencegahan kerusakan lingkungan, edukasi masyarakat, restorasi ekosistem, serta kolaborasi lintas sektor. Pendekatan tersebut juga didukung pemanfaatan data dan teknologi melalui Dashboard Green Policing Presisi untuk membantu pengelolaan informasi dan deteksi risiko karhutla.

“Keamanan publik bukan hanya tugas polisi, tetapi proses yang melibatkan banyak aktor. Pemerintah, perguruan tinggi, tenaga kesehatan dan masyarakat harus menjadi bagian dalam menciptakan keamanan,” ujar Herry dalam paparannya. Ia menegaskan, perlindungan manusia tidak dapat dipisahkan dari perlindungan ekosistem karena kualitas lingkungan berkaitan langsung dengan kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Kuliah umum tersebut juga menghadirkan Gloria Abidin, M.Sc., praktisi teknologi informasi dari Jerman, serta Dewi Nur Aisyah dari Kementerian Kesehatan RI. Ketiganya memberikan perspektif berbeda mengenai hukum, teknologi, kesehatan, dan pemanfaatan data dalam menghadapi tantangan masyarakat di era digital.

Rektor Universitas Hang Tuah Pekanbaru Prof. Ns Lita menyampaikan apresiasi atas kehadiran para narasumber. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan sekaligus memahami pentingnya kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, teknologi, dan sektor kesehatan dalam menghadapi persoalan lingkungan serta keamanan di masa depan. |Santi Sinaga*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.