NGAWI, RadarJakarta.id – Prestasi membanggakan ditorehkan petinju muda Sasana Soerjo Ngawi dalam Kejuaraan Tinju Amatir Piala Wali Kota Surakarta 2026. Dari 11 atlet pelajar yang diturunkan, mereka berhasil membawa pulang tujuh medali emas dan tiga medali perunggu.
Kejuaraan tersebut berlangsung di Sport Hall Terminal Tirtonadi, Surakarta, dan berakhir pada Minggu malam (13/9/2026).
Selain memborong medali, kontingen Sasana Soerjo Ngawi juga berhasil meraih trofi Petinju Terbaik. Penghargaan tersebut diraih setelah salah satu petinju Ngawi mampu mengungguli petinju yang menjadi salah satu andalan Jawa Tengah.
Hasil tersebut menjadi catatan positif bagi pembinaan olahraga tinju di Kabupaten Ngawi. Terlebih, seluruh atlet yang diturunkan dalam kejuaraan ini masih berstatus sebagai pelajar.
Pelatih Sasana Soerjo Ngawi, Didit Koko Nugroho, mengatakan keikutsertaan anak asuhnya dalam Piala Wali Kota Surakarta merupakan bagian dari persiapan menghadapi kompetisi yang lebih besar.
“Pertama, saya tentunya mengapresiasi perjuangan anak-anak di event ini. Memang untuk kali ini kami sengaja menurunkan anak-anak yang masih pelajar untuk menambah jam terbang,” kata Koko seusai pertandingan, Minggu (13/9/2026).
Menurut Koko, hasil pertandingan di Surakarta akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan para atlet. Apalagi, Kabupaten Ngawi dijadwalkan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur pada November 2026.
“Kami persiapkan mereka untuk POPDA Jatim di Ngawi November nanti. Jadi kejuaraan ini sekaligus untuk menambah pengalaman dan mental bertanding anak-anak,” ujarnya.
Koko menilai raihan tujuh medali emas, tiga perunggu, serta trofi Petinju Terbaik menjadi modal berharga bagi para atlet pelajar Sasana Soerjo Ngawi.
“Yang terpenting anak-anak mendapatkan pengalaman bertanding. Medali tentu menjadi bonus dari proses latihan dan perjuangan mereka,” imbuhnya.
Capaian di Surakarta sekaligus menunjukkan konsistensi Sasana Soerjo Ngawi dalam membina atlet tinju usia pelajar. Dengan POPDA Jatim 2026 di depan mata, pengalaman bertanding tersebut diharapkan menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan, mental, dan kepercayaan diri para atlet dalam membawa nama Ngawi di tingkat Jawa Timur.***











