Gara-Gara Kaos “Forever Bandung”, Pemotor di Jakbar Diduga Diintimidasi dan Dipukul

banner 468x60

JAKARTA BARAT, Radarjakarta.id — Kasus dugaan intimidasi terhadap dua pemotor di kawasan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, menjadi sorotan setelah videonya beredar di media sosial. Peristiwa yang dilaporkan terjadi pada Senin malam, 2 November 2026, itu diduga dipicu oleh kaus bertuliskan “Forever Bandung, Forever Football” yang dikenakan salah seorang korban.

Berdasarkan informasi yang diberitakan sejumlah media pada Selasa, 3 November 2026, korban merupakan kakak beradik yang sedang dalam perjalanan pulang kerja. Mereka diduga dipepet oleh seorang pria di jalan. Situasi kemudian memanas setelah pria tersebut mempermasalahkan pakaian yang dikenakan salah satu korban.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam keterangan yang beredar di media sosial, korban mengaku mengalami intimidasi dan merasa ketakutan. Pria yang diduga menghentikan mereka disebut sempat mengajak berkelahi. Sejumlah pemberitaan juga menyebut adanya dugaan pemukulan saat korban masih berada di atas sepeda motor. Namun, seluruh rangkaian kejadian tersebut tetap perlu dikonfirmasi melalui pemeriksaan dan keterangan resmi pihak berwenang.

Insiden itu disebut mendapat perhatian setelah rekaman dan cerita korban beredar melalui media sosial. Seorang kurir yang melintas dikabarkan membantu mengawal kedua korban menuju kantor polisi terdekat agar mereka dapat meminta pertolongan. Informasi yang tersedia belum cukup untuk memastikan seluruh detail kejadian secara independen.

Menurut pemberitaan media, pria yang diduga terlibat membantah melakukan pemukulan ketika dimintai keterangan. Ia disebut mengakui mempermasalahkan kaus yang dikenakan korban. Perbedaan keterangan tersebut perlu diuji melalui pemeriksaan saksi, rekaman video utuh, serta bukti lain yang relevan. Hingga informasi ini dihimpun, belum ditemukan keterangan resmi kepolisian yang dapat memastikan status penanganan perkara maupun hasil pemeriksaan para pihak.

Kasus ini memunculkan pertanyaan mengenai keamanan pengguna jalan dan batas toleransi dalam menyikapi identitas atau atribut pendukung klub sepak bola. Perbedaan pilihan tim, simbol, maupun gaya berpakaian tidak semestinya menjadi alasan untuk melakukan intimidasi atau kekerasan. Apabila terjadi perselisihan, penyelesaiannya perlu ditempuh melalui jalur hukum, bukan tindakan main hakim sendiri.

Radarjakarta.id akan terus memantau perkembangan kasus ini dan membuka ruang bagi keterangan resmi kepolisian maupun pihak terkait. Informasi mengenai dugaan tindak pidana harus disampaikan secara hati-hati, dengan tetap menghormati asas praduga tak bersalah serta hak semua pihak untuk memberikan klarifikasi. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.