Film Filosofi Teras Tayang Nataru, Sherina Munaf Jadi Nea

banner 468x60

JAKARTA, RadarJakarta.id — Film Filosofi Teras produksi MD Pictures dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 24 Desember 2026. Dibintangi Sherina Munaf, film drama keluarga ini mengangkat persoalan tekanan hidup, tanggung jawab keluarga, dan cara menghadapi emosi melalui nilai-nilai Stoisisme. Jadwal tersebut menempatkan film ini pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), ketika persaingan tontonan bioskop diperkirakan semakin ramai.

Sherina memerankan Nea, perempuan yang harus menjadi tulang punggung keluarga setelah ayahnya meninggal dunia. Nea menghadapi persoalan ekonomi, utang keluarga, serta kebutuhan pendidikan adiknya. Tekanan tersebut juga memengaruhi rencana kehidupan pribadinya. Konflik ini menggambarkan situasi yang dekat dengan realitas sandwich generation, yakni orang yang menanggung kebutuhan keluarga lintas generasi.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam mendalami karakter Nea, Sherina mengaku berusaha menempatkan dirinya seperti “gelas kosong”. Ia ingin mengikuti perjalanan tokoh tersebut secara alami, tanpa terlalu bergantung pada pemahamannya sendiri tentang Stoisisme. Pendekatan ini menjadi tantangan akting tersendiri, terutama ketika Nea harus memperlihatkan kesedihan, kecemasan, dan pergulatan batin di tengah persoalan keluarga.

Film yang disutradarai Affandi Abdul Rachman ini diadaptasi dari buku populer karya Henry Manampiring. Ceritanya berusaha menerjemahkan gagasan filsafat ke dalam konflik sehari-hari agar lebih mudah dipahami penonton. Nilai Stoisisme yang diangkat menekankan pentingnya membedakan hal-hal yang dapat dikendalikan dan kenyataan yang berada di luar kendali manusia.

Affandi Abdul Rachman mengungkapkan bahwa film ini ingin menyampaikan pesan mendalam bahwa emosi manusia adalah hal yang riil dan tidak bisa dihindari, melainkan harus disikapi dengan solusi dan aksi yang lebih baik.

“Kita mengerti dan bagaimana di film ini kita mau mencoba menyampaikan bahwa emosi itu riil, nggak bisa bohong. Kita nggak bisa menghindar, kita nggak bisa ragu, tapi gimana caranya untuk menyikapi dan bagaimana cara kita mencari solusi apa yang kita lakukan menjaga emosi itu sendiri dan memberikan aksi yang lebih baik,” ujar Affandi di Jakarta Selatan Selasa (27/10/2026).

Isu kesehatan mental remaja turut menjadi bagian penting dari pembahasan film ini. Tekanan dari lingkungan, ekspektasi orang tua, serta tuntutan terhadap diri sendiri dapat menjadi beban emosional bagi anak muda. Melalui konflik para tokohnya, film ini berpotensi membuka ruang diskusi mengenai cara mengelola emosi dan menghadapi masalah. Namun, film tetap merupakan karya drama, bukan pengganti bantuan profesional bagi orang yang mengalami persoalan kesehatan mental.

MD Pictures juga menghadirkan sejumlah pemain lain, di antaranya Zee Asadel, Ge Pamungkas, Lydia Kandou, Putri Ayudya, Kiki Narendra, Rangga Nattra, Givina, Dinda Kanya Dewi, Adinda Cresheilla, Tubagus Ali, Ina Marika, dan Baim D’Bill. Kehadiran para pemain tersebut melengkapi cerita yang berpusat pada dinamika keluarga dan proses pendewasaan karakter Nea.

Dengan jadwal tayang pada 24 Desember 2026, Filosofi Teras akan hadir berdekatan dengan film Hollywood Avengers: Doomsday, yang menurut laman resmi Disney dijadwalkan tayang pada 18 Desember 2026. Meski berpotensi bersaing memperebutkan perhatian penonton, kedua film menawarkan pendekatan berbeda: satu mengandalkan aksi superhero, sementara yang lain mengangkat drama keluarga dan pergulatan batin. Daya tarik Filosofi Teras pada akhirnya akan ditentukan oleh kekuatan cerita, penampilan pemain, dan respons penonton setelah film dirilis.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.