Denta Mandra Berbagi Perspektif Mengenai Harmoni Seni Pertunjukan

Workshop Harmoni Seni Pertunjukan Dalam Rangka Aktivasi Desa Kreatif. (Foto: Ist)
banner 468x60

Integrasi berbagai bidang tersebut membuka peluang lahirnya produk kreatif bersama, seperti pertunjukan, pameran, kelas seni, festival, dan arsip digital.

Dengan demikian, potensi seni dan budaya lokal dapat dikembangkan menjadi pengalaman kreatif yang lebih beragam, sekaligus membuka ruang bagi keterlibatan pelaku ekonomi kreatif lainnya.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam konteks aktivasi desa kreatif, kolaborasi semacam ini penting agar kegiatan seni budaya tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi tumbuh menjadi aktivitas yang melibatkan masyarakat, memperkuat identitas lokal, dan membuka peluang ekonomi bagi warga.

Workshop Harmoni Seni Pertunjukan diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antara pelaku seni, pengelola desa kreatif, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya.

Sinergi tersebut diperlukan agar pengembangan seni pertunjukan dapat berjalan seiring dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia, inovasi karya, dan pengembangan peluang ekonomi kreatif.

Partisipasi Denta Mandra Pradipta Budiastomo sebagai narasumber juga menegaskan relevansi pengalaman pengelolaan sanggar seni dalam pembahasan pengembangan ekosistem seni budaya.

Praktik pengelolaan yang terencana, aktivitas rutin, regenerasi, serta kolaborasi lintas subsektor dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat keberlanjutan sanggar dan desa kreatif.

“Ke depan, penguatan ekosistem ini kami harapkan tidak hanya menghasilkan lebih banyak pertunjukan, tetapi juga menciptakan ruang belajar yang berkelanjutan, melahirkan karya yang relevan dengan perkembangan zaman, memperluas partisipasi masyarakat, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga,” katanya.

Sebagaimana pesan penutup dalam materi presentasinya, pembangunan desa kreatif perlu diarahkan untuk terus belajar, berkarya, berkolaborasi, dan menyejahterakan warga.

Sementara itu, Dua narasumber lainnya adalah Abdul Samad Laode, Creative Director dan mantan Manajer Produksi Trans7, yang membawakan materi Marketing Seni Pertunjukan: Menyatukan Kreativitas dan Strategi Bisnis, serta Yahya Andi Saputra, budayawan Betawi, yang menyampaikan materi Penguatan Karya dan Ekosistem Seni Pertunjukan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.