JAKARTA, Radarjakarta.id – Kepala Bagian Pembinaan Prestasi dan Organisasi Kemahasiswaan Universitas Trilogi, Dr. Denta Mandra Pradipta Budiastomo, M.Si., dipercaya untuk memimpin sejumlah program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang seni, budaya, serta ekonomi kreatif yang didanai melalui Program BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2026.
Kepercayaan tersebut ditandai dengan keikutsertaan Denta dalam kegiatan Penandatanganan Kontrak Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan BIMA Kemdiktisaintek Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Trilogi, Jakarta.
“Hari ini saya berkesempatan mengikuti kegiatan Penandatanganan Kontrak Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan BIMA Kemdiktisaintek Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh LPPM Universitas Trilogi. Saya bersyukur atas amanah yang diberikan melalui pendanaan dua skema penelitian dan dua skema pengabdian kepada masyarakat pada tahun ini,” ujar Denta, Senin.
Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi motivasi untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, seni, budaya, serta pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan desain, teknologi digital, dan inovasi kreatif.
Dalam program pendanaan tahun ini, Denta dipercaya sebagai Ketua Peneliti Fundamental Reguler dengan judul penelitian “Model Konseptual Pemasaran Digital Berbasis Visual Strategy dan User Experience untuk Peningkatan Kemandirian Sanggar Seni Pertunjukan di Jakarta.” Selain itu, ia juga menjadi Ketua Program Pengabdian kepada Masyarakat Inovasi Seni Nusantara melalui program “BERDAYA DI TANAH JAWARA: Hilirisasi Produk Seni Tari-Silat Berbasis Visual Branding dan Ekosistem Digital di Kampung Kranggan-Gabus, Bekasi.”
Tak hanya itu, Denta juga terlibat sebagai Anggota Peneliti Fundamental Reguler dalam penelitian berjudul “Formulasi Model Proses Bisnis Berkelanjutan Studio YouTube dalam Ekonomi Kreator pada Kulpiz Studio Nganjuk, Jawa Timur.” Sementara pada bidang pengabdian masyarakat, ia menjadi Anggota Program Inovasi Seni Nusantara melalui kegiatan “Inovasi Hadroh Berbasis Media Visual dan Arsip Digital pada Grup Hadroh An-Najah, Cawang, Jakarta Timur.”
Denta menjelaskan, keempat program tersebut memiliki benang merah yang kuat, yakni penguatan ekosistem seni, budaya, dan ekonomi kreatif melalui desain komunikasi visual, transformasi digital, branding, pengalaman pengguna (user experience), serta inovasi berbasis komunitas.
“Terima kasih kepada DPPM Kemdiktisaintek, Universitas Trilogi, LPPM Universitas Trilogi, para kolaborator, mitra, dan seluruh tim yang telah membersamai perjalanan akademik serta pengabdian ini. Semoga seluruh program yang dijalankan tidak hanya menghasilkan luaran akademik yang berkualitas, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi penguatan ekosistem seni, budaya, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat Indonesia,” katanya.
Ia berharap program-program tersebut menjadi langkah awal bagi kolaborasi berkelanjutan antara akademisi, pemerintah, dan para pelaku seni budaya dalam menciptakan inovasi serta memperkuat kemandirian sanggar seni pertunjukan melalui strategi visual dan pengembangan ekosistem digital.
“Muda, Berkarya, dan Berbudaya,” tutup Denta.*
|Aji*











